Monday, 20 June 2011

Alice : Madnes return


Developer: Spicy Horse
Publisher: Electronic Arts Inc.
Similar Games: American McGee's Grimm
Genre: Horror Action Adventure
Media: 2 DVD

Minimum Requirement:
Windows XP SP3/Vista
SP2/7
Core 2 Duo 1.6 GHz
/ Athlon X2 1800+2 GB RAM
10 GB hard disk space

256 MB Video Card (ATI Radeon X1650 or NVidia GeForce 7600)

Kembalinya pikiran gelap Alice !

Tidak ada cerita seindah dongeng. Ungkapan klasik ini mungkin seringkali Anda dengar untuk menggambarkan situasi dunia nyata yang seringkali bertolak belakang dengan harapan.  Dongeng memang seringkali menghadirkan cerita indah dengan berbagai elemen yang membangkitkan imajinasi-imajinasi menenangkan hati, khususnya bagi mereka yang masih usia kanak-kanak. Namun di tangan sebuah ide kreatif, konsep tentang dongeng ini diputarbalikkan 180 derajat dari yang semestinya. Menghasilkan begitu banyak ketakutan dan bumbu sisi psikologis gelap yang kental. Melahirkan otak dari American James McGee.
 Kejeniusan American James McGee dalam meramu kembali cerita dongeng populer menjadi sebuah satir penuh kegelapan memang harus diacungi jempol. Setelah sukses dengan seri pertama yang mampu menampilkan sosok Alice dan “Wonderland” yang penuh dengan kekerasan, kekejaman, dan trauma, McGee menghadirkan seri keduanya. Dengan judul Alice Madness Returns, game yang dikembangkan oleh Spicy Horse dan dirilis oleh EA ini memikul sebuah ekspektasi yang besar. Mampukah ia menghadirkan kekaguman yang sempat dihadirkan seri pertamanya?
Pengalaman traumatis di masa kecil membawa Alice harus mengenyam buruknya suasana rumah sakit jiwa di seri pertama. Setelah pikirannya berangsur jauh lebih stabil, ia kini dapat menjalani suasana hidup yang lebih normal di panti asuhan Victorian London. Apalagi Alice kini dirawat dan dibimbing oleh seorang psikater, Dr. Angus Bumby, untuk mengurai dan melupakan masa lalunya yang buruk. Namun Alice yang menyalahkan dirinya sendiri atas kematian kedua orang tuanya  ternyata memiliki gangguan psikologis yang jauh lebih berat. Halusinasi itu kembali.
Alice kemudian menemukan dirinya kembali di dalam “Wonderland”, sebuah dunia khayalan yang merepresentasikan kewarasannya. Di dalam dunia itulah, Alice menemukan kenyataan bahwa “Wonderland” yang  dulu sempat dijelajahinya, kini telah berubah. Keinginannya untuk melupakan masa lalu justru memunculkan berbagai distorsi yang memaksanya untuk mengingat setiap detail dari kebakaran yang menewaskan orang tuanya. Alice harus menjelajahi setiap memori yang berusaha dilupakannya untuk menemukan kebenaran. Apakah Alice memang bertanggung jawab atas kematian kedua orang tuanya? Apakah ia akhirnya mampu melupakan sisi traumatis yang terus membelenggunya? Anda harus memainkan game ini untuk mendapatkan jawabannya.
Terlepas dari plotnya yang berat, inti dari permainan Alice Madness Returns sebenarnya berfokus pada elemen aksi yang dihadirkannya. Anda berperan sebagai dua Alice yang berbeda di dalam permainan ini: Alice di dunia nyata dan Alice yang berada di dunia Wonderland. Alice di dunia nyata dapat dianggap tak kurang dari sebuah cut-scene – penguat cerita, dimana Anda hanya harus menggerakkan Alice dari satu titik ke titik lainnya. Alice di dunia nyata ini tidak dapat melakukan aksi apapun kecuali memeriksa beberapa sudut yang tidak signifikan sifatnya pada cerita. Namun keberadaan Alice ini menyempurnakan keseluruhan cerita yang diusung, setidaknya trigger yang menyebabkan sisi gelap Alice muncul kembali.
Wonderland lah yang menjadi kunci sekaligus elemen utama dari permainan ini. Alice yang Anda gerakkan di dunia ini adalah inti cerita dari keseluruhan game. Walaupun mengusung plot yang begitu gelap dan berat, jangan memikirkan game ini akan menghadirkan tipikal genre survival horror di dalamnya. Alice Madness Returns adalah sebuah game aksi sejati, sebuah game tipikal hack and slash dan platformer yang biasa Anda temui di game-game lain. Intinya: hancurkan setiap musuh yang ada, pecahkan puzzle yang disusun sederhana, dan bergerak dari chapter ke chapter.
 Anda akan diberikan pilihan senjata untuk mengalahkan setiap musuh yang ada. Anda akan memiliki Vorpal Blade – senjata yang tidak terlalu kuat namun cepat, Hobby Horse – senjata lambat dengan damage besar, Pepper Grinder yang berfungsi tak ubahnya sebuah gatling gun, Teapot Cannon yang sedesktruktif sebuah grenade launcher, Clock bom sebagai bom waktu dan pemberat di puzzle, dan Umbrella yang dapat digunakan sebagai pelindung. Anda memiliki kebebasan untuk menggunakan setiap dari senjata ini. Namun satu hal yang perlu diingat, beberapa musuh membutuhkan strategi tertentu untuk dikalahkan. Anda memang bisa mengandalkan brute force, namun tidak selamanya akan berhasil. Bisa jadi, Anda yang akan tewas.
Anda dapat melakukan upgrade untuk setiap senjata yang Anda miliki. Dengan mengumpulkan item gigi (semacam mata uang di game ini), Anda dapat memperkuat setiap senjata hingga level maksimum 4. Setiap pencapaian level tentu saja akan memberikan tambahan daya rusak dan kekuatan. Beberapa di antaranya akan menghasilkan efek serang tertentu dan tambahan kecepatan. Kebebasan Anda untuk memilih senjata favorit akan menentukan cara Anda bermain ke depannya.
Balutan aksi ini tentu saja tidak berkisar hanya pada usaha Alice yang destruktif. Anda juga akan dihadapkan pada beberapa puzzle yang cukup sederhana untuk diselesaikan. Untungnya Spicy Horse juga memberikan fitur yang akan membantu Anda memecahkan setiap puzzle atau mencari jalan keluar jika Anda bingung harus mengarahkan Alice. Anda hanya tinggal mengecilkan tubuh Alice saja. Mode ini akan menghidupkan sense Alice dan membuka beberapa petunjuk yang tidak kasat mata. Selayaknya sebuah x-ray mode.
Jika Anda terdesak dengan posisi yang nyaris mati, Anda dapat menghidupkan Hysteria Mode yang hanya bisa diakses dalam waktu  yang terbatas. Mode yang ditunjukkan dengan warna hitam, putih, dan merah ini menunjukkan kekuatan Alice yang sebenarnya. Tidak akan ada damage yang mampu melukai Anda selama mode ini, sekaligus kemampuan serang Alice akan menghasilkan damage yang jauh lebih besar. Hysteria-mode akan menyelamatkan Anda dari situasi-situasi genting yang tampak mustahil untuk dimenangkan.
Salah satu hal yang pasti Anda sukai dari Alice adalah visualisasi dunia Wonderland yang dihadirkan di dalamnya. Sebagai sebuah dunia khayalan yang muncul dari kewarasan Alice, Wonderland benar-benar memunculkan kesan surealis yang kental, indah, menarik mata, sekaligus mendukung keseluruhan plot yang ingin disampaikan. Anda akan menemukannya sebagai sebuah dunia yang ajaib, namun di sisi lain begitu menyeramkan dan penuh horror. Seperti menemukan dualisme psikologis Alice yang rumit. Semua makhluk yang hidup di dalamnya juga memperkuat kesan itu.
Kehadiran Alice juga menjadi elemen penting kehadiran visualisasi yang menyenangkan ini. Kostum yang dikenakannya akan beradaptasi dengan chapter yang harus ia lalui. Semua kostum yang dikenakan Alice secara tidak langsung membuat tampilannya lebih segar dan tidak monoton, setidaknya cukup membuat Anda nyaman untuk melewati setiap chapter yang ada. Desain yang dihadirkan sepantasnya diacungi jempol, menyatu dengan setting yang dihadirkan dalam setiap chapter.
Mini game yang dihadirkan di dalamnya juga membuat permainan menjadi jauh lebih bervariasi. Sebagian besar mini game yang dihadirkan membawa Anda pada genre side-scrolling dengan tampilan yang unik, entah itu side scrolling shooter atau side scrolling platformer. Visualisasinya benar-benar menarik mata, sesuai dengan setting yang ada, setidaknya membuat permainan tidak monoton. Salah satu nilai terkuat di dalam game ini. Apalagi ketika Anda diberikan kesempatan untuk tumbuh menjadi raksasa dengan tugas yang sederhana, menghancurkan setiap musuh yang berada di depan mata.
Sepanjang permainan, Anda akan menemukan beberapa benda yang dapat dikumpulkan oleh Alice. Sebagian besar dari benda collectibles ini tersembunyi dengan cukup baik  di setiap level yang ada. Hanya pig snout saja yang memberikan imbalan yang setimpal untuk setiap usaha mencarinya, sedangkan benda lain lebih berisikan memori untuk membantu gamer mendapatkan gambaran yang lebih lengkap tentang dinamika psikologis Alice.
Setelah menyelesaikan game ini, Anda akan diberikan kebebasan untuk menentukan kostum mana saja yang akan digunakan dengan efek-efek yang berbeda pada masing-masing pakaian.

KESIMPULAN
Sebagai sebuah game hack dan slash, Alice Madness Returns menghadirkan gameplay tipikal yang tidak jauh berbeda dengan game serupa di pasaran. Menghajar setiap musuh yang ada, memecahkan setiap puzzle, dan bergerak dari satu chapter ke chapter lainnya. Lantas apa yang membuatnya berbeda? Maka plot dan visualisasi yang unik memainkan perannya di sini. Alice Madness Returns menghadirkan plot, dunia surealis, dan desain karakter yang cukup memanjakan mata. Elemen yang membuat Anda cukup betah untuk menatap layar televisi dan tidak beranjak dari kontroler.
Namun ada satu kekurangan yang cukup membuat game ini menyebalkan, yakni glitch yang terkadang muncul saat Alice harus bergerak menyusuri daratan yang tidak rata. Glitch ini membuat kaki Alice seolah tertahan tidak bergerak saat menumbuk daratan yang tidak sama tinggi, walaupun jaraknya tidak signifikan. Alice yang seharusnya bisa melewatinya dengan sebuah langkah kecil secara tiba-tiba tidak mampu berbuat apapun. Hanya terdiam di sana tanpa bisa digerakkan.
Lantas apakah Alice Madness Returns layak untuk dimainkan? Untuk mereka yang pernah memainkan seri pertamanya, saya akan merekomendasikannya karena kesinambungan plot yang dibawakan. Sedangkan untuk mereka yang pertama kali mengenal seri ini, Alice Madness Returns menawarkan gameplay tipikal hack dan slash yang cukup menarik dan tidak monoton. Bagi Anda yang menyukai genre ini, tidak ada salahnya untuk menjadikan game ini sebagai alternatif pilihan.(David novn : jagatreview)

Kelebihan:

  • Plot yang Menarik.
  • Visualiasi yang Bagus.
  • Variasi Permainan yang Tidak Monoton.

Kekurangan:

  • Peran Alice di dunia nyata yang kurang dieksploitasi.

No comments:

Post a Comment