Monday, 20 June 2011

Alice : Madnes return


Developer: Spicy Horse
Publisher: Electronic Arts Inc.
Similar Games: American McGee's Grimm
Genre: Horror Action Adventure
Media: 2 DVD

Minimum Requirement:
Windows XP SP3/Vista
SP2/7
Core 2 Duo 1.6 GHz
/ Athlon X2 1800+2 GB RAM
10 GB hard disk space

256 MB Video Card (ATI Radeon X1650 or NVidia GeForce 7600)

Kembalinya pikiran gelap Alice !

Tidak ada cerita seindah dongeng. Ungkapan klasik ini mungkin seringkali Anda dengar untuk menggambarkan situasi dunia nyata yang seringkali bertolak belakang dengan harapan.  Dongeng memang seringkali menghadirkan cerita indah dengan berbagai elemen yang membangkitkan imajinasi-imajinasi menenangkan hati, khususnya bagi mereka yang masih usia kanak-kanak. Namun di tangan sebuah ide kreatif, konsep tentang dongeng ini diputarbalikkan 180 derajat dari yang semestinya. Menghasilkan begitu banyak ketakutan dan bumbu sisi psikologis gelap yang kental. Melahirkan otak dari American James McGee.
 Kejeniusan American James McGee dalam meramu kembali cerita dongeng populer menjadi sebuah satir penuh kegelapan memang harus diacungi jempol. Setelah sukses dengan seri pertama yang mampu menampilkan sosok Alice dan “Wonderland” yang penuh dengan kekerasan, kekejaman, dan trauma, McGee menghadirkan seri keduanya. Dengan judul Alice Madness Returns, game yang dikembangkan oleh Spicy Horse dan dirilis oleh EA ini memikul sebuah ekspektasi yang besar. Mampukah ia menghadirkan kekaguman yang sempat dihadirkan seri pertamanya?
Pengalaman traumatis di masa kecil membawa Alice harus mengenyam buruknya suasana rumah sakit jiwa di seri pertama. Setelah pikirannya berangsur jauh lebih stabil, ia kini dapat menjalani suasana hidup yang lebih normal di panti asuhan Victorian London. Apalagi Alice kini dirawat dan dibimbing oleh seorang psikater, Dr. Angus Bumby, untuk mengurai dan melupakan masa lalunya yang buruk. Namun Alice yang menyalahkan dirinya sendiri atas kematian kedua orang tuanya  ternyata memiliki gangguan psikologis yang jauh lebih berat. Halusinasi itu kembali.
Alice kemudian menemukan dirinya kembali di dalam “Wonderland”, sebuah dunia khayalan yang merepresentasikan kewarasannya. Di dalam dunia itulah, Alice menemukan kenyataan bahwa “Wonderland” yang  dulu sempat dijelajahinya, kini telah berubah. Keinginannya untuk melupakan masa lalu justru memunculkan berbagai distorsi yang memaksanya untuk mengingat setiap detail dari kebakaran yang menewaskan orang tuanya. Alice harus menjelajahi setiap memori yang berusaha dilupakannya untuk menemukan kebenaran. Apakah Alice memang bertanggung jawab atas kematian kedua orang tuanya? Apakah ia akhirnya mampu melupakan sisi traumatis yang terus membelenggunya? Anda harus memainkan game ini untuk mendapatkan jawabannya.
Terlepas dari plotnya yang berat, inti dari permainan Alice Madness Returns sebenarnya berfokus pada elemen aksi yang dihadirkannya. Anda berperan sebagai dua Alice yang berbeda di dalam permainan ini: Alice di dunia nyata dan Alice yang berada di dunia Wonderland. Alice di dunia nyata dapat dianggap tak kurang dari sebuah cut-scene – penguat cerita, dimana Anda hanya harus menggerakkan Alice dari satu titik ke titik lainnya. Alice di dunia nyata ini tidak dapat melakukan aksi apapun kecuali memeriksa beberapa sudut yang tidak signifikan sifatnya pada cerita. Namun keberadaan Alice ini menyempurnakan keseluruhan cerita yang diusung, setidaknya trigger yang menyebabkan sisi gelap Alice muncul kembali.
Wonderland lah yang menjadi kunci sekaligus elemen utama dari permainan ini. Alice yang Anda gerakkan di dunia ini adalah inti cerita dari keseluruhan game. Walaupun mengusung plot yang begitu gelap dan berat, jangan memikirkan game ini akan menghadirkan tipikal genre survival horror di dalamnya. Alice Madness Returns adalah sebuah game aksi sejati, sebuah game tipikal hack and slash dan platformer yang biasa Anda temui di game-game lain. Intinya: hancurkan setiap musuh yang ada, pecahkan puzzle yang disusun sederhana, dan bergerak dari chapter ke chapter.
 Anda akan diberikan pilihan senjata untuk mengalahkan setiap musuh yang ada. Anda akan memiliki Vorpal Blade – senjata yang tidak terlalu kuat namun cepat, Hobby Horse – senjata lambat dengan damage besar, Pepper Grinder yang berfungsi tak ubahnya sebuah gatling gun, Teapot Cannon yang sedesktruktif sebuah grenade launcher, Clock bom sebagai bom waktu dan pemberat di puzzle, dan Umbrella yang dapat digunakan sebagai pelindung. Anda memiliki kebebasan untuk menggunakan setiap dari senjata ini. Namun satu hal yang perlu diingat, beberapa musuh membutuhkan strategi tertentu untuk dikalahkan. Anda memang bisa mengandalkan brute force, namun tidak selamanya akan berhasil. Bisa jadi, Anda yang akan tewas.
Anda dapat melakukan upgrade untuk setiap senjata yang Anda miliki. Dengan mengumpulkan item gigi (semacam mata uang di game ini), Anda dapat memperkuat setiap senjata hingga level maksimum 4. Setiap pencapaian level tentu saja akan memberikan tambahan daya rusak dan kekuatan. Beberapa di antaranya akan menghasilkan efek serang tertentu dan tambahan kecepatan. Kebebasan Anda untuk memilih senjata favorit akan menentukan cara Anda bermain ke depannya.
Balutan aksi ini tentu saja tidak berkisar hanya pada usaha Alice yang destruktif. Anda juga akan dihadapkan pada beberapa puzzle yang cukup sederhana untuk diselesaikan. Untungnya Spicy Horse juga memberikan fitur yang akan membantu Anda memecahkan setiap puzzle atau mencari jalan keluar jika Anda bingung harus mengarahkan Alice. Anda hanya tinggal mengecilkan tubuh Alice saja. Mode ini akan menghidupkan sense Alice dan membuka beberapa petunjuk yang tidak kasat mata. Selayaknya sebuah x-ray mode.
Jika Anda terdesak dengan posisi yang nyaris mati, Anda dapat menghidupkan Hysteria Mode yang hanya bisa diakses dalam waktu  yang terbatas. Mode yang ditunjukkan dengan warna hitam, putih, dan merah ini menunjukkan kekuatan Alice yang sebenarnya. Tidak akan ada damage yang mampu melukai Anda selama mode ini, sekaligus kemampuan serang Alice akan menghasilkan damage yang jauh lebih besar. Hysteria-mode akan menyelamatkan Anda dari situasi-situasi genting yang tampak mustahil untuk dimenangkan.
Salah satu hal yang pasti Anda sukai dari Alice adalah visualisasi dunia Wonderland yang dihadirkan di dalamnya. Sebagai sebuah dunia khayalan yang muncul dari kewarasan Alice, Wonderland benar-benar memunculkan kesan surealis yang kental, indah, menarik mata, sekaligus mendukung keseluruhan plot yang ingin disampaikan. Anda akan menemukannya sebagai sebuah dunia yang ajaib, namun di sisi lain begitu menyeramkan dan penuh horror. Seperti menemukan dualisme psikologis Alice yang rumit. Semua makhluk yang hidup di dalamnya juga memperkuat kesan itu.
Kehadiran Alice juga menjadi elemen penting kehadiran visualisasi yang menyenangkan ini. Kostum yang dikenakannya akan beradaptasi dengan chapter yang harus ia lalui. Semua kostum yang dikenakan Alice secara tidak langsung membuat tampilannya lebih segar dan tidak monoton, setidaknya cukup membuat Anda nyaman untuk melewati setiap chapter yang ada. Desain yang dihadirkan sepantasnya diacungi jempol, menyatu dengan setting yang dihadirkan dalam setiap chapter.
Mini game yang dihadirkan di dalamnya juga membuat permainan menjadi jauh lebih bervariasi. Sebagian besar mini game yang dihadirkan membawa Anda pada genre side-scrolling dengan tampilan yang unik, entah itu side scrolling shooter atau side scrolling platformer. Visualisasinya benar-benar menarik mata, sesuai dengan setting yang ada, setidaknya membuat permainan tidak monoton. Salah satu nilai terkuat di dalam game ini. Apalagi ketika Anda diberikan kesempatan untuk tumbuh menjadi raksasa dengan tugas yang sederhana, menghancurkan setiap musuh yang berada di depan mata.
Sepanjang permainan, Anda akan menemukan beberapa benda yang dapat dikumpulkan oleh Alice. Sebagian besar dari benda collectibles ini tersembunyi dengan cukup baik  di setiap level yang ada. Hanya pig snout saja yang memberikan imbalan yang setimpal untuk setiap usaha mencarinya, sedangkan benda lain lebih berisikan memori untuk membantu gamer mendapatkan gambaran yang lebih lengkap tentang dinamika psikologis Alice.
Setelah menyelesaikan game ini, Anda akan diberikan kebebasan untuk menentukan kostum mana saja yang akan digunakan dengan efek-efek yang berbeda pada masing-masing pakaian.

KESIMPULAN
Sebagai sebuah game hack dan slash, Alice Madness Returns menghadirkan gameplay tipikal yang tidak jauh berbeda dengan game serupa di pasaran. Menghajar setiap musuh yang ada, memecahkan setiap puzzle, dan bergerak dari satu chapter ke chapter lainnya. Lantas apa yang membuatnya berbeda? Maka plot dan visualisasi yang unik memainkan perannya di sini. Alice Madness Returns menghadirkan plot, dunia surealis, dan desain karakter yang cukup memanjakan mata. Elemen yang membuat Anda cukup betah untuk menatap layar televisi dan tidak beranjak dari kontroler.
Namun ada satu kekurangan yang cukup membuat game ini menyebalkan, yakni glitch yang terkadang muncul saat Alice harus bergerak menyusuri daratan yang tidak rata. Glitch ini membuat kaki Alice seolah tertahan tidak bergerak saat menumbuk daratan yang tidak sama tinggi, walaupun jaraknya tidak signifikan. Alice yang seharusnya bisa melewatinya dengan sebuah langkah kecil secara tiba-tiba tidak mampu berbuat apapun. Hanya terdiam di sana tanpa bisa digerakkan.
Lantas apakah Alice Madness Returns layak untuk dimainkan? Untuk mereka yang pernah memainkan seri pertamanya, saya akan merekomendasikannya karena kesinambungan plot yang dibawakan. Sedangkan untuk mereka yang pertama kali mengenal seri ini, Alice Madness Returns menawarkan gameplay tipikal hack dan slash yang cukup menarik dan tidak monoton. Bagi Anda yang menyukai genre ini, tidak ada salahnya untuk menjadikan game ini sebagai alternatif pilihan.(David novn : jagatreview)

Kelebihan:

  • Plot yang Menarik.
  • Visualiasi yang Bagus.
  • Variasi Permainan yang Tidak Monoton.

Kekurangan:

  • Peran Alice di dunia nyata yang kurang dieksploitasi.

Friday, 17 June 2011

Operation flsh point : red river

Developer: Codemasters Software
Publisher: Codemasters Software
Similar Games: Ghost Recon: Advanced Warfighter 2
Genre: Modern First-Person Shooter
Media: 1 DVD

Minimum Requirement:
Windows XP/Vista/7
Pentium 4 2.4 GHz
1.5 GB RAM
5.3 GB hard disk space
256 MB Video Card (ATI Radeon X1800 or NVidia GeForce 7800)

Kekuatan militer Amerika Serikat yang besar selalu menjadi kebanggaan negara adidaya tersebut. Mulai dari beragam senjata canggih hingga pesawat tempur dengan bom pintar menjadi perpanjangan tangan Amerika dalam menghukum musuhnya. Oleh karena itu, game dengan tema pertempuran modern selalu menjadi ladang bermain untuk persenjataan negara ini. Begitu juga dengan seri game Operation Flashpoint. Seri game perang yang selalu menggelar pertempurannya dalam skala besar ini memperlihatkan kecanggihan Amerika. Bahkan, bisa dibilang dekat sekali sifatnya dengan propaganda. Operation Flashpoint: Red River merupakan ujung tombak baru dari seri game ini.
Tema yang diangkat Operation Flashpoint: Red River (OFRR) berputar di sekitar topik hangat militer Amerika saat ini, yaitu perang terhadap teroris. Setting waktu yang digunakan memang agak maju beberapa tahun ke depan (2013), tetapi persenjataan yang digunakan dan metode militernya tidak berbeda dengan yang digunakan saat ini. Setelah Afganistan yang dituduh Amerika sebagai negara pengayom teroris Osama Bin Laden dan organisasi Al-Qaeda berhasil dikuasai negara adidaya ini, perhatiannya beralih ke Tajikistan. Negara kecil di Timur Tengah ini dituduh Amerika sebagai daerah pemusatan baru kekuatan militer teroris, yang disebut dengan nama Insurgent. Itulah sebabnya militer Amerika menyerang negara ini dan tema ini pula yang menjadi dasar cerita OFRR.
Anda akan berperan sebagai pimpinan kelompok militer Marinir Amerika yang biasa disebut Fireteam. Seorang tentara berpangkat Staff Sergeant bernama Knoxx merupakan pimpinan dari beberapa Fireteam dengan kode panggilan Outlaw. Bila Anda merasa tersinggung dengan kata-kata kasar dalam bahasa Amerika, maka bersiaplah untuk selalu merasa tidak nyaman ketika memainkan game ini. Setiap kalimat yang keluar dari Knoxx selalu berisikan kata kasar dan celaan hingga ke tahap berlebihan. Namun, kekerasan ini pula yang menjadi ciri khas Knoxx dan Outlaw miliknya. Selain itu, Anda juga akan bertemu dengan 10 peraturan Knoxx untuk dapat bertahan hidup di medan perang. Apa saja peraturan tersebut? Mainkan game ini dan Anda akan hafal dengan sendirinya karena hal itu akan selalu diulang Knoxx dalam setiap kesempatan.
Fireteam merupakan kelompok tempur beranggotakan empat prajurit. Pada game ini, Anda selalu menjadi pimpinan dari Fireteam Bravo, salah satu dari tiga kelompok tempur di bawah pimpinan Knoxx. Jenis prajurit yang ada dalam Fireteam biasanya terdiri dari Rifleman, Grenadier, Scout, dan Auto Rifle. Sebelum memulai permainan, Anda dapat memilih salah satu jenis prajurit tersebut dan berkesempatan mengatur persenjataan yang dimiliki. Pemilihan jenis prajurit ini termasuk sangat penting, mengingat peran Anda dalam pertempuran bergantung pada hal ini.
Bila Anda menyukai pertempuran jarak menengah, pilihlah Rifle dan Auto Rifle. Persenjataan berat Auto Rifle (Light Machine Gun) yang mampu menghujani peluru sangat cocok untuk menekan posisi musuh supaya mereka dapat diserang dari samping. Saat itu terjadi, Anda cukup memerintahkan ahlinya pertempuran jarak dekat, yaitu Grenadier, untuk menyerang dari samping dan menghabisi musuh. Selain itu, Grenadier juga memiliki koleksi bahan peledak yang banyak, seperti Grenade Launcher dan granat. Kemudian, jangan lupakan peranan Scout untuk mendeteksi posisi musuh dan penyerangan jarak jauh dengan menggunakan senjata Sniper Rifle.
Komposisi Fireteam yang terdiri dari beragam kemampuan tersebut menuntut kerjasama tim yang kompak. Apalagi pada dasarnya Anda menyerang daerah yang dihuni musuh dengan jumlah yang lebih banyak dan dalam posisi bertahan. Selain itu, OFRR merupakan simulasi perang. Jadi, Anda dapat dengan mudah terbunuh akibat satu atau dua peluru musuh. Bila Anda beruntung, peluru musuh akan mengenai rompi antipeluru terlebih dahulu dan Anda akan mengalami pendarahan. Namun, bila pendarahan tersebut tidak segera disembuhkan, akibatnya akan sangat fatal dan nyawa Anda akan melayang. Untungnya, semua prajurit memiliki alat penyembuhan yang dapat menghilangkan segala jenis luka. Namun, Anda akan menjadi target empuk serangan musuh di saat menyembuhkan diri karena tidak dapat bergerak dan menyembuhkan diri membutuhkan waktu. Oleh karena itu, sembunyikan diri Anda sebelum mulai membalut luka!
Anda dapat berjalan menaiki gunung itu bila mau.

Sebagai seorang pemimpin Fireteam, Anda akan diberikan kebebasan untuk memberikan perintah. Cukup tahan tombol untuk mengeluarkan roda perintah dan pilih perintah dengan menggunakan tombol gerakan (WASD). Beragam perintah dapat Anda berikan, seperti mengikuti Anda, mempertahankan bangunan, mengubah formasi tempur, membersihkan bangunan dari musuh, dan menyerang musuh dari sisi (Flank). Selain itu, pada beberapa kesempatan Anda juga diberikan kuasa untuk memanggil bantuan tempur, seperti artileri, serangan udara, dan mortar.
Perkembangan jenis prajurit yang Anda gunakan dapat ditemukan dalam game ini. Semakin lama Anda bertempur dengan satu jenis peran, levelnya akan meningkat. Setiap jenis prajurit memiliki sekitar 19 perlengkapan yang dapat dibuka selama permintaan levelnya terpenuhi. Setelah mencapai level 20, Anda dapat mengalihkan perhatian Anda untuk mengembangkan jenis yang lain. Namun, tidak tertutup kemungkinan pula untuk mengubah jenis tersebut di tengah jalan.
Perkembangan Anda juga didukung skill yang dapat ditingkatkan melalui poin skill. Setiap kali Anda berhasil meningkatkan rangking penyelesaian misi (terdiri dari tiga, yaitu Bronze, Silver, dan Gold), poin skill tersebut akan Anda dapatkan. Skill yang bisa Anda kembangkan sebaiknya disesuaikan dengan jenis prajurit yang digunakan. Tingkatkan akurasi Rifle bila Anda menjadi Rifleman dan tingkat keawasan penglihatan ketika menjadi Scout. Anda memiliki kebebasan bereksperimen dengan skill ini karena poin tersebut dapat di-reset kapanpun.

Simulasi berbalut action
Bentuk permainan OFRR sebenarnya tidak jauh berbeda dengan game pendahulunya. Namun, game ini memberikan sentuhan baru yang cukup menarik, yaitu kesan game FPS action seperti Call of Duty. Prajurit yang Anda gunakan dapat lebih cepat bereaksi dan lebih lincah. Walaupun tidak selincah game action dengan kecepatan tinggi, seperti Quake dan Unreal Tournament, game ini menjadi lebih banyak menemui action dibandingkan seri sebelumnya karena waktu Anda tidak banyak terbuang ketika berjalan. Sayangnya, beberapa feature yang sebaiknya ada di dalam game simulasi perang, misalnya mengintip sambil membidik dan menempel di dinding untuk mendapatkan perlindungan yang maksimal dari peluru musuh tidak dapat ditemukan. Padahal, musuh biasanya telah siap membidikkan moncong senjatanya ke arah Anda.
Operasi malam dapat Anda temui dalam game ini.
 Tingkat kesulitan pada game ini juga tidak begitu tinggi bila dibandingkan dengan game sebelumnya. Anda memang dapat menemukan tiga tingkat kesulitan yang membuat musuh lebih responsif dan menghilangkan bantuan di layar supaya terasa seperti perang sungguhan (semua HUD dihilangkan seperti kondisi pasukan, icon tujuan, nama di atas kepala rekan, dan banyaknya peluru yang tersisa). Namun, musuh seakan lupa dengan senjatanya dan sering sekali berlari keluar dari perlindungan. Bahkan, tidak jarang Anda akan merasa berlatih menembak target bergerak yang tidak menembak balik. Peningkatan kepandaian musuh di setiap tingkat kesulitan juga tidak jauh. Anda tidak akan merasa tertekan dengan banyaknya peluru musuh yang ditujukan ke posisi Anda seperti pada selayaknya game sejenis.
Pemandangan yang indah dapat menjadi peringan kebosanan ketika memainkan game ini.
Mode permainan lain yang dapat Anda temukan dalam game ini terdiri dari beberapa jenis, seperti menghabisi semua musuh di satu daerah operasi, menjaga konvoi kendaraan, bertahan di satu daerah, dan menyelamatkan pilot yang pesawatnya tertembak jatuh di belakang garis pertahanan musuh. Semua mode tersebut melibatkan daerah operasi dengan ukuran yang sangat luas. Ciri khas seri Operation Flashpoint ini merupakan satu hal yang sangat menyenangkan untuk dimainkan. Anda dapat menentukan sendiri taktik apa yang akan digunakan untuk menyerang posisi musuh. Sayangnya, kendaraan yang dapat Anda gunakan dalam game ini hanya terbatas pada mobil saja. Tidak ada lagi serangan dari kokpit helikopter tempur seperti yang dapat ditemui di seri sebelumnya. Bahkan, seringkali Anda hanya dibekali kaki saja. Jadi, selamat berlari sejauh dua kilometer menuju pertempuran.
Aksi membuang waktu yang menjadi ciri khas lain dari Operation Flashpoint tersebut juga menular ke saat bermain Campaign. Anda akan sering bertemu dengan event mendengarkan omongan kasar Knoxx di atas kendaraan. Kasus paling parahnya, Anda harus menunggu sekitar beberapa menit untuk mencapai daerah operasi dan saat itulah Anda mendengarkan ceramah Knoxx. Untuk lebih memperparah keadaan, Anda tidak dapat menekan tombol apapun untuk melewati sesi ceramah tersebut! Untungnya, Anda dapat menikmati pemandangan alam di sekitar kendaraan yang memiliki kualitas cukup baik dan detail yang tinggi.(david novan : jagat review)

Kesimpulan

Kesan action yang disuntikkan ke dalam permainan OFRR merupakan perubahan yang bagus. Peningkatan kemampuan dan peralatan prajurit yang Anda mainkan dengan menggunakan feature level dan skill juga sangat menarik. Namun, penurunan tingkat kesulitan dan musuh yang tidak menantang membuat game ini terasa seperti makanan hambar di atas piring emas.
Kelebihan:
Pengendalian unit yang responsif, peningkatan karakter melalui level dan skill, adanya mode LAN, dan dapat bermain bersama rekan untuk menyelesaikan misi campaign.

Friday, 10 June 2011

Duke nukem : Forever

Developer: Gearbox Software
Publisher: Take 2 Interactive
Similar Games: Serious sam HD
Genre: Sci-Fi First-Person Shooter
Media: 1 DVD

Minimum Requirement:
Windows XP/Vista
/7
Core 2 Duo 2.0 GHz
/ Athlon 64 X2 4200+1 GB RAM (2 GB RAM for Vista/7)
5 GB hard disk space
256 MB Video Card (ATI Radeon HD2900 or NVidia GeForce 8600)

Duke Nukem adalah franchise yang mampu mencapai kesuksesan luar biasa di masa lampau. Dengan mengusung desain karakter super-maskulin dan lelucon konyol yang keluar dari mulutnya, Duke Nukem mampu merebut hati para gamer dengan mudah. Apalagi berbagai aksi membasmi alien mampu ditampilkan dengan apik. Namun apa daya, kelanjutan franchise yang seharusnya mampu menjadi hit besar di industri game tersebut malah justru harus berakhir buruk. Terkatung-katung selama kurang lebih 14 tahun.
Duke Nukem Forever sebenarnya sudah diumumkan sejak tahun 1997 silam, setelah kesuksesan Duke Nukem 3D. Namun berbagai masalah yang menimpanya, dari yang bersifat teknis seperti penggunaan engine grafis tanpa izin hingga masalah politik dan ekonomi yang berwujud perang antar elite di masing-masing perusahaan developer, membuat nasib game ini semakin tidak jelas. Hingga pada tahun 2010 silam, Gearbox Software yang terkenal lewat game Borderlands-nya memutuskan untuk membeli franchise ini. Gearbox kemudian memutuskan untuk meneruskan Duke Nukem Forever setelah kevakuman lebih dari 10 tahun. Penny Arcade Expo menjadi ajang demo gameplay pertama. Semua gamer menantikannya.
(D avid novan : Jagat review)

Thursday, 9 June 2011

The Witcher 2 : assassin of kings

Developer: CD Projekt Red Studio
Publisher: Namco Bandai Games
Similar Games: Dragon age 2
Genre: Role-Playing
Media: 4 DVD

Minimum Requirement:
Windows XP/Vista/7
Core 2 Duo 2.2 GHz
2 GB RAM
8 GB hard disk space
512 MB Video Card (ATI Radeon HD3870 or NVidia GeForce 8800GT)

Para gamer konsol mungkin menangis melihat gamer PC kini bisa tertawa dan menikmati game-game berkualitas seperti Witcher 2. Bagaimana tidak, game yang dirilis Bandai Namco dan dikembangkan oleh CD Projekt ini memang menawarkan kualitas yang luar biasa, dari sistem pertarungan hingga kualitas grafis yang dihadirkan. Setidaknya, itu yang saya dapatkan ketika pertama kali memainkan game ini.
Butuh ekstra strategi untuk mengalahkan setiap musuh yang ada. Anda tidak bisa hanya datang dengan bermodalkan senjata dan berharap mengalahkan setiap musuh yang ada. Sebagai sebuah game Action RPG, Witcher 2 menawarkan kebebasan untuk membangun karakter yang menurut para gamer efektif untuk digunakan, sekaligus berbagai pilihan jawaban untuk merespon plot yang disajikan. Kesan pertama yang dihasilkan Witcher 2 memang menyihir mata, bahkan dalam setting-an grafis yang belum maksimal sekali pun.
Perlu diingat, Witcher 2 bukanlah sebuah game yang pantas untuk dimainkan anak-anak di bawah umur. Kita tidak hanya membicarakan darah yang bertebaran di game ini, tetapi juga ketelanjangan yang eksplisit diperlihatkan. Bagi Anda yang cukup umur dan memiliki PC yang cukup bertenaga, Witcher 2 menjadi game yang wajib dimainkan. Mengapa? Jika Anda belum bisa memutuskan, mungkin screenshots di bawah ini bisa membuat Anda berubah pikiran. (david novan : Jagat review)