Monday, 16 May 2011

Hunted : the Demon's forge

Developer: inXile entertainment
Publisher: Bethesda Softworks
Similar Games: Devil May Cry 4
Genre: Fantasy Action Adventure
Media: 3 DVD
Minimum Requirement:
Windows XP/Vista
/7
Pentium DualCore 2.0 GHz

2 GB RAM
12 GB hard disk space

512 MB Video Card (ATI Radeon HD4830 or NVidia GeForce 9800GTX)
PEMBURU ATAU DIBURU ?
Apa sajakah elemen yang membangun sebuah game action? Cerita yang bagus dan menyentuh? Atau cinematic seru ala Holywood? Sebenarnya, hanya satu yang menjadi akar utama sebuah game action yang bagus, yaitu permainan penuh action yang mampu meninggalkan kesan mendalam ketika memainkannya. Semua kepingan lain, seperti cerita, karakter yang gagah (atau sexy), dan ledakan yang dahsyat adalah pelengkapnya. Nah, sekarang pertanyaannya adalah; apakah Hunted mampu meracik permainannya menjadi formula ideal di atas?
Sekilas Hunted memang menjanjikan permainan yang seru bertema petualangan di abad pedang dan sihir. Melalui game ini, Anda akan dibawa mengarungi perjalanan yang penuh mara bahaya. Oleh karena itu, jangan kaget bila Anda akan bertemu sapa dengan mayat hidup, pasukan tengkorak, dan laba-laba yang besar (koreksi: sangat besar!). Lingkungan yang bertema gelap juga akan menjadi teman akrab Anda dalam perjalanan ini. Terang saja, sinar matahari merupakan musuh dari pasukan kegelapan dan tebak Anda akan bertualang di mana? Tentu saja di dunia pasukan kegelapan!

Permainan ini dimeriahkan oleh dua orang pemburu bayaran (mercenary) yang tidak terlihat seperti kebanyakan game petualangan lain. Mereka berdua, petarung ras manusia bernama Caddoc dan E’Lara, gadis Elf yang sexy, hanya mementingkan satu hal, yaitu uang. Jadi, jangan harap Anda menemukan ksatria kuda putih yang menolong orang tanpa pamrih. Petualangan mereka pada game ini juga disebabkan imbalan uang yang besar. Akan kemanakah petualangan ini membawa mereka berdua? Hal itu tentunya lebih baik bila Anda lihat sendiri.
Beralih dari ceritanya, game ini memiliki bentuk permainan yang menggabungkan sedikit elemen role playing dengan action third person camera (kamera orang ketiga). Semua gerakan yang dilakukan Caddoc dan E’Lara bergantung dari kelincahan Anda mengendalikan keyboard dan mouse. Aksi yang bisa digunakan kedua tokoh ini terbagi menjadi dua jenis, yaitu serangan jarak dekat (melee) dan serangan jarak jauh (panah dan magic). Biasanya, E’Lara selalu bertugas menjadi pemanah karena memang itu keahlian Elf ‘kan? Sedangkan Caddoc yang bertubuh kekar menjadi penyerang garis depan.
Apakah peran ini sudah pasti? Tentu tidak. Anda dapat menjadikan Caddoc pemanah dan E’Lara sebagai frontliner. Namun, hal ini tidak disarankan. Pasalnya, skill yang dimiliki keduanya tidak mendukung hal tersebut. Skill yang dimiliki E’Lara adalah serangan panah. Begitu juga dengan Caddoc yang ahli serangan melee. Lalu, bagaimana dengan serangan sihir? Ternyata, keduanya memiliki kemampuan untuk menyerang dengan sihir. Walaupun cukup ampuh, sihir dalam game ini kurang bisa diandalkan. Apalagi bila Anda tidak dapat mengambil keputusan mengenai sihir apa yang tepat digunakan untuk melawan musuh tertentu. Salah menggunakan sihir dapat berakibat tidak efektifnya serangan Anda!
Serangan musuh pada game ini terbilang brutal. Bagaimana tidak? Serangan musuh yang berhasil mendarat di tubuh karakter Anda dapat mengakibatkan kerusakan yang fatal. Bahkan, tidak jarang langsung membuat permainan berakhir! Oleh karena itu, Anda harus rajin menekan tombol bertahan ketika musuh menyerang Anda. Sayangnya, perisai yang Anda miliki tidak dapat terus menerus menahan serangan musuh. Mengapa demikian? Perisai tersebut memiliki nilai endurance yang akan terus menurun ketika menerima serangan. Bila nilai tersebut mencapai titik nol, maka perisai akan pecah dan ia tidak lagi dapat melindungi Anda!
Anda dapat menemukan beberapa tantangan yang hadiahnya adalah peningkatan kemampuan karakter!
Untungnya, Anda dapat menemukan perisai baru yang tergeletak ketika berhasil mengalahkan musuh. Sistem perlengkapan dalam game ini sangat sederhana. Ketika Anda menemukan senjata atau perlengkapan baru, nilai kekuatannya akan langsung dibandingkan dengan peralatan sejenis yang Anda miliki. Bila Anda merasa senjata baru tersebut lebih baik, Anda tinggal menukarnya dan senjata lama akan dibuang. Statistiknya juga sangat sederhana. Anda hanya bisa menemukan besar kekuatan yang dimiliki senjata dan kecepatan serangnya. Memang terkadang Anda dapat menemukan senjata sihir. Namun, senjata tipe ini akan kehilangan efek sihirnya setelah beberapa kali pemakaian.
Keterbatasan untuk tidak dapat menyimpan senjata juga disayangkan. Walaupun cara ini mirip seperti dunia nyata, tetapi Anda ‘kan bermain game. Jadi, apa salahnya bila Anda dapat menyimpan beberapa senjata yang dapat disimpan untuk digunakan di beberapa kondisi pertempuran? Contoh kasus yang paling kentara adalah ketika Anda menembak musuh dari jauh dengan panah. Tentunya Anda akan menggunakan panah dengan kekuatan besar dan rasio kecepatan serangan rendah. Mungkin bisa disamakan dengan sniper yang menembak dari jarak jauh tetapi lambat digunakan. Kemudian, ketika Anda terdesak oleh serangan musuh dari jarak dekat, tentunya serangan yang cepat menjadi faktor utama.
Anda juga dapat menggunakan persenjataan berat untuk mengalahkan musuh.
Lalu, bagaimana dengan tingkat Health dan Mana yang notabene adalah hal terpenting dari setiap game action? Tentunya Anda tahu ‘kan apa jadinya bila Anda kehabisan dua poin ini? Pertama, kehabisan Health akan membuat permainan berakhir dan Mana sangat dibutuhkan untuk mengeluarkan beragam jurus dahsyat yang Anda miliki. Hunted menggunakan sistem power up yang dapat disimpan secara terbatas. Pada awalnya, Anda hanya memiliki satu slot untuk menyimpan power up Health dan Mana. Seiring permainan, slot ini akan bertambah. Apa guna dari slot ini? Anggap saja Anda memiliki persediaan sebuah potion yang dapat digunakan dalam keadaan darurat. Anda juga akan menemukan beragam benda lain yang dapat membantu petualangan. Contohnya potion untuk membangunkan karakter lain yang kehabisan Health, amunisi panah (ya, panah Anda dapat habis), dan batu permata untuk meningkatkan kemampuan karakter.
  • Kedua karakter yang ada dalam game ini tentunya tidak akan Anda mainkan secara bersamaan. Ketika Anda menggunakan Caddoc, komputer akan mengendalikan E’Lara. Begitu juga sebaliknya. Aksi karakter yang dimainkan komputer juga tergolong baik. Caddoc sangat ahli menahan serangan lawan. Sementara panah yang dilepaskan E’Lara sangat jitu mencari sasarannya. Game ini juga menawarkan mode permainan multiplayer cooperation. Anda dapat mengajak teman Anda untuk bermain sebagai salah satu karakter tersebut. Sayangnya, Anda tidak dapat bermain secara LAN dan layanan server online-nya tidak begitu memuaskan.

  • Mungkin satu hal yang cukup menonjol dalam game ini adalah feature membuat map. Anda dapat membuat sendiri daerah permainan yang dilengkapi dengan beragam monster. Bahkan, Anda juga dapat menemukan beberapa map yang telah disiapkan pihak pengembang game ini. Konsep permainan dari peta buatan sendiri ini adalah tantangan untuk melewati monster yang telah disiapkan pembuatnya. Bila Anda berhasil menghabiskan semua monster di sebuah daerah, maka daerah berikutnya akan terbuka. Begitu seterusnya hingga Anda mencapai daerah terakhir.

Kesimpulan:

Hunted menawarkan permainan penuh aksi yang cukup mengundang selera. Sayangnya, game ini terlalu banyak menyederhanakan elemen yang ada di dalamnya. Saking sederhananya hingga game menjadi terasa monoton. Padahal bila elemen tersebut bisa digarap lebih dalam pasti akan membuat game ini lebih menarik. Sayangnya, terkadang muncul bug yang memaksa Anda untuk menekan opsi restart.

Kelebihan:

Aksi pertempuran dan musuh yang brutal serta percakapan dalam game yang digarap dengan serius.

Kekurangan:

Masih ada bug yang mengganggu permainan dan banyak elemen permainan yang terlalu disederhanakan.
(David novan : jagatreview)



No comments:

Post a Comment