Friday, 25 March 2011

Assasin's creed : brotherhood

Developer: Ubisoft Studios
Publisher: Ubisoft
Similar Game: Princes of persia forgoten sands
Genre:
Historic Action Adventure
Media: 2 DVD


Ubisoft memang layak mendapatkan acungan jempol super besar karena berhasil melahirkan franchise unik seperti Assassin’s Creed. Game yang berfokus pada jelajah memori karakter bernama Desmont ini memang lahir dengan konsep yang bisa terhitung baru, jika dibandingkan dengan game lain yang mengusung gameplay serupa. Assassin’s Creed mampu menggabungkan elemen permainan open-world mirip Grand Theft Auto dengan elemen stealth kental layaknya Hitman, dipadukan dengan berbagai cerita sejarah yang mampu disulap menjadi plot yang menarik. Assassin’s Creed tumbuh menjadi franchise yang sukses luar biasa.
Berbagai elemen sejarah yang sempat kita pelajari melalui buku pelajaran di masa sekolah dulu, divisualisasikan kembali oleh Assassin’s Creed dalam detail yang mengagumkan. Kita tidak sedang membicarakan detail gedung saja, tetapi juga suasana, karakter, kebiasaan masyarakat, budaya, dan hal lain yang menyertainya. Pembelajaran yang mendalam mengenai semua hal tersebut membuat Ubisoft mampu menghadirkan tema dan nuansa permainan yang tiada bandingnya. Ketika Assassin’s Creed lahir, Anda berperan sebagai Alltair, sang assassin di masa perang salib dulu. Sekuel selanjutnya membawa Anda pada karakter baru, Ezio yang merupakan assassin di masa Renaissance Italia. Seri nya yang terbaru, Brotherhood, masih membawa Anda pada misi Ezio yang belum terselesaikan.
Assassin’s Creed: Brotherhood memang sudah dirilis untuk konsol sejak akhir tahun lalu, tetapi tidak untuk PC. PC menjadi “anak tiri” dengan tanpa ada alasan yang jelas dari pihak Ubisoft sebagai pihak publisher. Untuk mengobati kekecewaan para gamer PC, Ubisoft menjanjikan perbaikan kualitas grafis dan dukungan tiga dimensi untuk Brotherhood. Janji tersebut harus saya akui memang terpenuhi dengan sangat baik ketika saya membandingkan versi XBOX 360 dengan versi PC. Anda bisa mendapatkan gambaran yang lebih jelas tentang hal ini melalui preview Assassin’s Creed Brotherhood yang pernah saya rilis beberapa waktu yang lalu. Bagaimana dengan keseluruhan permainan yang dihadirkan? Simak terus review ini.
Apakah Anda sempat memainkan Assassin’s Creed 2 sebelum memainkan game ini? Jika jawaban Anda adalah belum, maka saya menyarankan Anda untuk memainkannya terlebih dahulu. Mengapa? Karena Assassin’s Creed: Brotherhood merupakan sekuel Assassin’s Creed 2 dengan meneruskan plot yang sama. Jika Anda belum memainkan seri sebelumnya, Brotherhood hanya akan membawa Anda pada kompleksitas cerita yang akan sulit untuk dimengerti, mencegah Anda mendapatkan pengalaman bermain yang lebih maksimal.
Cerita akan dimulai dari akhir Assassin’s Creed 2. Setelah Ezio berhasil mengalahkan Borgia dan bertemu dengan Minerva, sang dewi misterius, sebuah pesan tentang akhir dunia disampaikan. Ezio kembali ke Monteriggioni untuk menjalankan hidup yang dikiranya akan berakhir damai. Bagaimana tidak? Apple of Eden sudah berada di tangan para Assassin, Borgia sudah kalah, dan Monteriggioni berkembang menjadi kota yang sudah mulai ramai, tidak mungkin lagi ada sesuatu yang salah di kehidupan tersebut. Namun, ternyata perjuangan Ezio masih belum berakhir
 Anak-anak Borgia, Cesare dan Lucrezia memutuskan untuk membalas dendam atas nama ayahnya. Pasangan incest ini dengan hati yang dingin menghancurkan Monteriggioni dan membunuh Mario, mentor sekaligus paman Ezio. Dalam keadaan yang terluka parah, Ezio terpaksa mundur dari wilayah pertarungan dan menyusun rencana balas dendam. Selanjutnya, Anda akan berperan sebagai Ezio yang memiliki misi sederhana: menghancurkan keluarga Borgia, mengambil kembali Apple of Eden, dan merestorasi kembali Roma.Ezio tentu saja masih akan dibantu oleh para Assasssin lain yang setia menemaninya sejak awal perjuangan. Ada sang adik perempuan dan ibu yang memutuskan untuk bergabung dengan klan Courtesans demi membantu Ezio mencapai tujuannya. Thief dan Mercenary Guild juga masih memperlihatkan dukungan terhadap Ezio tanpa sedikitpun keraguan. Anda juga masih akan menemukan Machiavelli dan Da Vinci sebagai karakter dalam sejarah yang berhasil masuk ke dalam cerita dengan baik berkat kejeniusan Ubisoft.
Apakah Ezio akan berhasil menemukan kembali Apple of Eden? Bagaimana dengan balas dendamnya terhadap Cesare dan Lucrezia Borgia? Bagaimana dengan misteri yang selalu mengitari Desmont selama ini? Tentu saja Anda harus menemukan jawabannya sendiri karena memang kenikmatan bermain Assassin Creed adalah membuka tabir misteri tersebut. Yang pasti, Anda akan menemukan sebuah ending yang semakin memperpanjang tanda tanya yang ada, sebuah tanda bahwa franchise ini tak akan mati dalam waktu dekat.

Jelajahi Luasnya Kota Roma
Anda tentu masih ingat bagaimana Assassin Creed selalu menghadirkan banyak kota di dalam setiap serinya. Semuanya mampu ditampilkan dengan ciri khas masing-masing, membuat kita dapat membedakan dan merasakan atmosfir yang berbeda dari setiap kota yang disinggahi. Di Brotherhood, Anda tidak akan menemui lagi perasaan seperti itu karena Anda hanya akan fokus di satu kota saja, Roma.
Tetapi jangan membayangkan Roma adalah kota kecil yang dapat selesai dijelajahi dalam hitungan menit. Kota ini benar-benar super super besar, bahkan melebihi luas kota-kota yang pernah disinggahi di Assassin Creed sebelumnya dengan skala berkali-kali lipat. Dari pusat kota yang penuh dengan peradaban hingga daerah padang rumput luas akan dijelajahi Ezio untuk mencari sang Apple of Eden. Anda juga akan menemukan berbagai bangunan khas Roma seperti Colliseum yang berdiri gagah seperti menantang Anda untuk memanjatnya dan melakukan leap of faith darinya.

 

Hadir Berbagai Elemen Baru di dalam PermainanAnda tentu tidak ingin memainkan sebuah game yang benar-benar sama dengan hanya dibungkus elemen setting yang baru belaka. Tenang saja, karena Ubisoft menghadirkan cukup banyak elemen permainan baru di dalam Brotherhood yang membuat permainan tentunya semakin menarik.

Jika pada seri sebelumnya Anda dituntut hanya melakukan Leap of Faith untuk membuka area dan berfokus membangun di daerah Monterioggini, kali ini Anda harus melakukan lebih di Roma. Sejak Borgia yang lalim menguasai kota ini, Roma tampak seperti kota mati. Berbagai pusat bisnis tidak lagi diizinkan untuk hidup. Rakyat pun bergantung kepada Anda, Ezio, sang pemimpin Assassins, untuk melakukan restorasi kota Roma dengan sumber daya yang dimiliki.
Borgia Tower adalah sasaran yang harus Anda hancurkan terlebih dahulu jika Anda ingin mendapatkan kendali atas sebuah wilayah. Tower yang merupakan lambang dari kediktatoran Cesare ini memang tampak menonjol dibandingkan daerah di sekitarnya. Tetapi jangan harap Anda dapat langsung memanjat dan menghancurkannya begitu saja. Terlebih dahulu, Anda harus membunuh sang pemimpin Tower, yang terkadang dijaga dengan sangat ketat. Setelah membunuh dan menghancurkan tower tersebut, secara otomatis Anda akan diberikan wewenang untuk kembali membuka semua sentra bisnis yang sempat tutup di sekitarnya.Sama seperti ketika Anda dulu berusaha membangun kembali Monteriggioni, Anda juga memerlukan florins – mata uang di game ini, untuk membuka kembali toko-toko tersebut. Setiap toko yang Anda buka akan menghasilkan sejumlah uang tertentu setiap 20 menit permainan. Jadi semakin banyak toko yang Anda buka, berarti semakin kuat investasi Anda dan uang yang Anda dapatkan dalam waktu 20 menit ini. Anda juga akan menemukan beberapa tempat yang menjadi landmark kota Roma yang juga perlu dipugar dengan florins. Jika Anda mengejar achievements tertentu, Anda harus merenovasi mereka.Karena luasnya kota Roma, Anda kini dapat mengendarai kuda di dalamnya untuk mencapai suatu wilayah lebih cepat. Tidak hanya itu saja, berbagai feature baru yang berkaitan dengan kendaraan ini dihadirkan. Berbagai instant kill dapat Anda lakukan dari atas kuda, seperti melompat dan membunuh penjaga secara langsung. Kini, kuda dibedakan menjadi beberapa jenis dan masing-masing darinya memiliki kecepatan lari yang berbeda. Jika Anda tidak ingin menggunakan kuda, Anda bisa membeli sewer dan melakukan “teleport” dalam waktu dekat.
Salah satu perubahan paling ekstrim dalam Brotherhood adalah sistem gamenya itu sendiri. Ketika Anda sudah mencapai tahap tertentu di dalam game, Anda akan dapat merekrut orang lain untuk menjadi Assassin di bawah kendali Anda. Assasssin-assasssin muda ini dibekali dengan sistem exprience, level dan skill yang sama satu dengan yang lain. Jumlah Assassin yang dapat direkrut tergantung dari jumlah Borgia Tower yang sudah Anda hancurkan.
Anda dapat melatih semua Assassin ini dengan dua cara. Yang pertama adalah dengan meminta mereka membunuh target yang Anda minta. Setiap musuh yang mereka bunuh akan mendatangkan exprience untuk mereka. Cara kedua, dengan mengirim mereka ke misi-misi yang tersebar di seluruh wilayah Eropa. Anda dapat mengirim karakter Anda ke misi tersebut melalui user-interface yang sederhana, sehingga Anda juga dapat memprediksi peluang sukses dan item apa saja yang akan Anda peroleh. Apakah akan berhubungan langsung dengan jalan cerita yang dijalani Ezio? Sayangnya, sebagian besarnya tidak.
Setiap Rekrut yang berhasil mencapai kenaikan level akan mendapatkan 1 point yang dapat diaplikasikan ke atribut dirinya dan beberapa item khusus jika sudah mencapai level tertentu. Semua atribut ini akan berpengaruh secara langsung terhadap efektivitas serangan mereka. Efeknya untuk Anda? Semakin tinggi levelnya, para assassin-assassin muda ini akan semakin kuat dan akan lebih terasa kontribusinya. Jika levelnya sudah cukup, Anda bahkan dapat melakukan upacara inisiasi untuk menyambut mereka secara resmi di Assassin’s Brotherhood. Benar-benar sebuah fitur yang jenius. Anda akan merasakan bahwa Ezio benar-benar berkembang menjadi karakter yang lebih penting di dunia perang Assassin vs Templar ini.
Kenali Ezio lebih Dekat
Salah satu feature yang patut diacungi jempol adalah kesempatan untuk melihat dan mengerti Ezio sebagai seorang manusia biasa. Di Brotherhood kali ini, Anda akan mendapatkan kesempatan untuk mengenal Ezio dari sisi emosional yang tidak pernah diekspos selama ini. Misi baru akan hadir, memperkenalkan Anda pada masa lalu, cinta sejati Ezio pada si cantik Cristina. Ezio hadir melepaskan semua atribut yang selama ini kita kenal dalam setiap pendekatan yang cukup lucu terhadap si cantik ini.
Heroisme Ezio semakin terlihat kuat lewat berbagai misi Da Vinci yang bisa dikategorikan “menyeramkan”. Ezio memiliki kesempatan untuk menguasai berbagai senjata yang sangat advanced di masa itu, bahkan cukup untuk menundukkan keseluruhan Italia dan negara Eropa di sekitarnya. Apa yang ia lakukan? Mungkin terdengar klise, namun ia lebih melihat semua perlengkapan tersebut sebagai ancaman untuk umat manusia. Ia menghancurkan “pesawat bomber”, tank, bahkan gatling gun di masa senjata masih menggunakan mesiu.
(sumber : jagatreview)
                                                              
Minimum Requirement:
Windows XP/Vista/7
Core 2 Duo 1.8 GHz / Athlon X2 64 2.4 GHz
1.5 GB RAM (2 GB for Vista/7)
8 GB hard disk space
256 MB Video Card (ATI Radeon HD2000 or NVidia GeForce 8600)

No comments:

Post a Comment