Wednesday, 30 March 2011

Crysis 2 Maximum Edition


Developer: Crytek Studios
Publisher: Electronic Arts Inc.
Similar Games: Far Cry 2
Genre: Sci-Fi First-Person Shooter
 
 Minimum Requirement:
Windows XP/Vista/7
Core 2 Duo 2.0 GHz
2 GB RAM
9 GB hard disk space
512 MB Video Card (ATI Radeon HD3850 or NVidia GeForce 8800GT)

Dragon Age II

Developer: BioWare Corporation
Publisher: Electronic Arts Inc.
Similar Games: Two worlds II
Genre: Role-Playing
Media: 2 DVD

Jangan bilang diri Anda Hardcore RPG gamer bila tidak mengenal game bernama Dragon Age! Game yang dirilis oleh Bioware, perusahaan pengembang game terkenal, ini telah mendapatkan berbagai penghargaan sebagai salah satu game RPG terbaik sepanjang masa! Wajar saja, semua aspek permainan dalam game ini tersusun dengan begitu baik, mulai dari ceritanya yang menarik hingga permainannya yang sangat berkesan. Oleh karena itu, wajar bila semua gamer RPG yang telah memainkan game pertamanya menunggu dengan tidak sabar sekuel dari game tersebut, Dragon Age 2
Sebelum kami memaparkan lebih dalam mengenai permainan yang akan ditemui dalam game ini, ada baiknya Anda mengetahui mengenai kualitas ceritanya. Cerita merupakan salah satu keunggulan yang ada dalam game role playing buatan Bioware! Hampir semua game besutan perusahaan pengembang ini memiliki cerita kelas atas yang tidak kalah dengan film Holywood peraih Oscar! Nah, bila Anda pernah memainkan game pertamanya, Anda pasti akan lebih familiar dengan latar belakang dunia game ini. Namun, tokoh utama yang akan Anda ikuti perjalanannya tidak sama dengan yang pertama. Anda akan mengikuti jejak berdarah seseorang dalam legenda Dragon Age yang disebut “The Champion”!
Tokoh utama dalam game ini bernama Hawke. Ciri khas yang dibawa turun temurun oleh semua game RPG Bioware tetap ada game ini, yaitu pembuatan karakter utama! Jadi, Anda dapat menentukan segala hal yang berhubungan dengan Hawke, seperti bentuk muka, jenis kelamin, warna rambut, dan kelas karakternya. Pembentukan wajah yang detail juga dapat ditemukan pada bagian ini. Sehingga, Anda dapat membuat tampilan karakter Anda dengan kreatif!
Pemilihan kelas terbagi menjadi tiga jenis, yaitu Mage, Warrior, dan Rogue. Pada pemilihan kelas ini, Anda juga akan menentukan jenis kelamin karakter yang akan dimainkan. Setiap kelas tersebut nantinya akan memiliki peran yang besar dalam menentukan bentuk permainan yang Anda gunakan. Oleh karena itu, untuk lebih memudahkan pemilihan kelas yang sesuai dengan gaya bermain Anda, kami akan menjelaskan setiap kelas yang ada.
Pertama, kami akan menjelaskan mengenai kelas Warrior. Kelas ini merupakan petarung garis depan yang menahan laju musuh dan melindungi karakter garis belakang yang lebih lemah pertahanannya. Pada dasarnya, Anda dapat menemukan dua jenis gaya bermain pada kelas ini. Bila Anda menggunakan pedang satu tangan dan perisai, Anda akan menjadi pelindung utama dari tim yang biasa disebut “party” dalam dunia RPG. Skill yang dimiliki Warrior jenis ini memang sangat mendukung peran tersebut, seperti kemampuan untuk memanggil musuh untuk menyerang Anda, meningkatkan pertahanan, melumpuhkan serangan musuh, dan menghentikan pergerakannya. Selain itu, Warrior juga dapat diubah menjadi penyerang dengan menggunakan senjata dua tangan. Setiap serangan dari senjata ini akan mengenai banyak musuh sekaligus!

Kelas kedua adalah Mage. Kelas ini tidak memiliki pertahanan sebaik Warrior dan sebaiknya dijauhkan dari serangan musuh. Namun, serangan Mage sangat dahsyat dan sangat berguna untuk membunuh beberapa musuh sekaligus! Hal ini terjadi karena Mage memiliki banyak kemampuan tempur yang sifatnya serangan area. Kemampuannya yang sangat high profile ini membuatnya mampu menarik perhatian musuh untuk menyerangnya. Untungnya, Mage dilengkapi dengan skill untuk menghilangkan ancaman (Threat) dari dirinya ke rekan party lain yang memiliki pertahanan tinggi. Selain itu, Mage juga akan berperan lebih baik jika dilindungi Warrior dengan pertahanan tinggi dan kemampuan untuk memanggil musuh. Mage dapat Anda bangun menjadi tipe penyerang yang dahsyat atau tipe pendukung dengan kemampuan penyembuhan dan pertahanan untuk party (buff).
Kelas terakhir adalah Rogue. Karakter dengan kelas ini sangat berbahaya ketika berhadapan satu lawan satu dengan musuhnya. Kemampuannya sebagian besar berguna untuk menyerang dan melumpuhkan musuh dari posisi belakang (flank). Jadi, ketika musuh ditarik perhatiannya ke Warrior, Rogue akan mencari musuh dengan tingkat kesehatan (health) tertinggi dan menyerangnya dengan skill pembunuh yang dahsyat. Sementara, musuh dengan tingkat health kecil dihabisi skill area milik Mage. Rogue dapat dibagi menjadi dua jenis berdasarkan bentuk serangannya, yaitu penyerang garis depan dengan menggunakan dua pisau dan penyerang jarak jauh yang bermodalkan panah. Apapun jenis serangan yang Anda pilih, keduanya sangat mematikan untuk musuh yang diserangnya

Nah, kembali ke cerita, waktu yang digunakan game ini terbagi menjadi dua. Pertama, cerita ketika Prolog berjalan bersamaan waktunya dengan game pertamanya, yaitu ketika pertempuran (dan pengkhianatan) di Ostagar. Hawke dan saudara lelakinya merupakan salah satu tentara yang ikut serta dalam pertempuran tersebut. Mereka berhasil melarikan diri ketika pasukan King Cailan dibantai di Ostagar dan segera pulang ke kampung halamannya di Lothering. Karena Lothering berada di jalur kehancuran Darkspawn, musuh utama yang dihadapi dalam game ini, maka Hawke mengungsikan keluarganya keluar dari Lothering. Prolog dalam game ini menceritakan perjuangan mereka ketika melarikan diri dari kejaran Darkspawn dan mengungsi ke kota Kirkwall. Begitu juga pertemuan mereka dengan karakter lain yang mengubah hidup mereka selamanya, seperti Aveline dan Flemeth!
Setelah Hawke dan keluarganya berhasil memasuki Kirkwall, perjalanan mereka baru dimulai. Anda akan mengikuti kisah keluarga Hawke selama 10 tahun berada di Kirkwall. Mulai dari perjuangan mereka untuk menghindari kejaran Templar, membangun kembali kejayaan keluarganya di Kirkwall, hingga menjadi tokoh yang disebut sebagai “The Champion.”  Berbagai pilihan dialog dan moral yang menjadi keunggulan seri RPG buatan Bioware juga dapat Anda temui di sini. Bahkan, pilihan Anda akan menentukan jalan cerita dan ending yang Anda dapatkan nantinya!

Seperti apa pertempuran yang akan Anda temui dalam game ini? Bagaimana bila dibandingkan dengan game pertamanya? Bila Anda tanya pendapat kami, jawabannya tentu jauh lebih menarik, lebih seru, dan harus diakui lebih kejam dari game pertamanya! Pada game ini, Anda akan menemukan lebih banyak darah dan pecahan tubuh yang beterbangan! Kualitas tampilan sangat jelas sekali menjadi perhatian yang besar dalam game ini. Gerakan setiap karakter ketika menyerang musuh menjadi lebih enak untuk ditonton. Karena, setiap serangan dirangkai menjadi combo yang mirip seperti game action. Walaupun Anda tidak dapat mengatur bentuk serangan yang dikeluarkan seperti pada game action, tetapi hal ini sangat menghibur dan menarik untuk dilihat dari dekat.
Nuansa action yang kental tersebut tentunya tidak mengubah dasar dari game ini, yaitu game role playing yang memerlukan strategi ketika menyerang musuh. Anda masih dapat menemukan sistem pause untuk menghentikan pertarungan dan menentukan tindakan yang digunakan setiap karakter dalam party. Jadi, Anda dapat menghadapi setiap pertarungan dengan tenang dan memiliki banyak waktu untuk memilih taktik yang tepat. Bagaimana bila Anda memilih tidak menggunakan sistem pause dan menerjang musuh seperti game action RPG? Kalau begitu sebaiknya Anda menggunakan bantuan menu Tactic yang dapat digunakan untuk mengatur serangan party sesuai dengan berbagai kondisi yang telah ditentukan sebelumnya. Namun, cara ini hanya dapat berlaku pada tingkat kesulitan normal saja. Tidak menggunakan pause pada tingkat kesulitan tertinggi akan sulit sekali!
Menu Tactic merupakan jembatan terbaik untuk mengurangi pengaturan yang harus diambil ketika bertarung dengan musuh. Setiap karakter pada party dapat Anda atur aksinya sesuai dengan kondisi yang ditemuinya. Bila Anda tidak mau repot, terdapat beberapa set taktik yang secara otomatis diisi sesuai dengan role yang Anda inginkan, seperti pemberi support dan pemberi damage untuk Mage. Namun, gamer yang lebih kritis akan membuat sendiri daftar taktik yang sesuai dengan gaya bermainnya. Misalnya, kami sering menggunakan taktik taunt, nuker, dan assassin. Pertama, kami mengatur Warrior dengan pertahanan tinggi untuk menarik musuh dengan taunt, Mage melempar sihir area untuk membunuh musuh dengan health kecil yang berkumpul di sekitar Warrior, dan Rogue menghabisi musuh dengan health besar yang tersisa. Masih banyak lagi pengaturan lain yang kami gunakan, seperti menggunakan Mind Blast untuk mengalihkan Threat dari Mage ketika dia diserang dua musuh atau lebih dan menggunakan dispell magic ketika musuh memberikan buff ke musuh lain.
Setelah Anda mengetahui mengenai kegunaan taktik yang sangat berguna untuk mengatur jalannya pertempuran, sekarang saatnya kami beralih ke skill tree. Pohon skill yang dapat ditemukan dalam game ini memiliki perbedaan bila dibandingkan dengan game pertamanya. Pada dasarnya, setiap karakter memiliki enam jenis skill tree yang menentukan bentuk karakter yang Anda bangun. Bila Anda membangun Warrior yang peran utamanya sebagai pelindung (tanker), maka sebaiknya menggunakan skill tree yang mendukung pertahanan dengan maksimum. Biarkan karakter lain yang menggunakan skill menyerang dengan maksimum pula. Skill tree yang terpisah menjadi enam jenis itu juga memberi Anda kebebasan untuk menentukan karakter yang akan Anda bangun sesuai dengan gaya bermain!
Setelah Anda mencapai level 7 dan 14, karakter utama akan mendapatkan poin yang bernama Specialization Point. Poin ini memberi karakter kemungkinan untuk memilih salah satu dari tiga kelas lanjutan yang sesuai dengan kelas dasarnya. Misalnya, pada Rogue Anda dapat menemukan kelas Shadow, Assassin, dan Duelist. Kelas Shadow mengutamakan serangan tersembunyi, Assassin untuk pemain yang menyukai serangan kritikal, dan Duelist untuk menarik musuh yang kuat dalam pertarungan satu lawan satu. Kelas tambahan itu sebaiknya disesuaikan dengan karakter yang Anda bangun untuk memaksimalkan kemampuannya. Anda dapat memilih hingga dua kelas tambahan yang membuat karakter yang Anda mainkan semakin ampuh ketika melawan musuh. Karakter lain dalam party juga akan mendapatkan kelas tambahan yang sesuai dengan latar belakangnya.
Kelas tambahan untuk karakter dalam party hanya terjadi sekali pada level 7. Kemampuan yang dapat Anda temukan dalam kelas ini harus diakui sangat berguna dan semakin memperkuat karakteristik pertarungannya. Misalnya, Aveline yang memang dirancang sebagai tanker akan mendapatkan kemampuan untuk lebih meningkatkan pertahanannya setiap kali mendapatkan serangan musuh! Sedangkan Varric yang mengutamakan serangan panahnya akan mendapatkan skill serangan yang bisa langsung membunuh musuh yang kuat!
Selain itu, Anda juga bisa mendapatkan skill passive (skill yang memengaruhi statistik karakter) yang unik dari tiap karakter, tergantung dari tingkat pertemanan Anda. Setiap dialog yang Anda temui dapat mengubah pertemanan antara Friend dan Rival. Bila Anda memilih dialog yang sesuai dengan sifat karakter tersebut ketika ia ikut serta dalam party, maka tingkat Friendship-nya akan bertambah. Kebalikannya, bila ia tidak suka dengan pilihan Anda, Rivalry akan bertambah. Keduanya ketika mencapai tingkat tertinggi akan membuka skill passive tersebut dan juga dapat mengubah jalannya cerita.
Feature lain yang sangat berguna dalam pertempuran adalah sebuah sistem bernama Cross-class Combo. Combo ini dapat memberikan damage yang sangat besar terhadap musuh yang Anda hadapi! Untuk melancarkan serangan ini, Anda harus memiliki skill yang telah di-upgrade terlebih dahulu. Upgrade skill dapat dilakukan ketika Anda mencapai level tertentu dan biasanya meningkatkan skill yang telah Anda miliki secara signifikan. Pertama, musuh harus diberikan serangan yang memberikan kondisi tertentu, yang terbagi menjadi Staggered, Brittle, dan Disoriented. Kemudian, musuh diserang dengan skill yang telah di-upgrade untuk memberikan efek dahsyat ketika digunakan terhadap musuh yang terkena kondisi tersebut.
Contoh dari serangan Cross-class Combo adalah perpaduan antara serangan Mage dengan Rogue. Pertama, musuh diserang dengan menggunakan serangan es bernama Winter’s Blast. Skill ini adalah upgrade dari Winter’s Grasp yang berakibat membekukan musuh dengan kemungkinan 100% dan memberikan efek Brittle sebesar 40% terhadap musuh yang beku. Ketika terkena efek Brittle, Anda dapat melihat dengan jelas musuh yang terkena dengan munculnya simbol di musuh tersebut. Kemudian, gunakan serangan Shattering Arrow milik Rogue yang merupakan upgrade dari skill Bursting Arrow. Hasilnya? Serangan tersebut akan memberikan damage sebesar 600% dari serangan biasa! Selain itu, dia juga memberikan damage tambahan sebesar 400% bila Anda menggunakan efek elemental pada senjata Anda!

 

Steel Yourself!

Sebagaimana layaknya sebuah game RPG, Anda dapat memperkuat karakter Anda dengan berbagai perlengkapan perang. Karakter utama yang Anda mainkan dapat dilengkapi dengan berbagai jenis armor yang digunakan di beberapa bagian tubuh, senjata yang digunakannya, dan aksesori untuk meningkatkan statistiknya. Walaupun jenis armornya sama, Anda dapat menemukan beragam statistik tambahan yang berbeda bila bahan baku armornya berbeda. Untuk lebih mudahnya, perlengkapan dibagi menjadi beberapa jenis yang digolongkan dengan kode warna, yaitu Bronze, Silver, dan Gold. Bronze adalah tingkat terendah dan mutunya akan semakin bagus di Gold. Apakah ada perlengkapan di atas Gold? Silahkan Anda temukan sendiri!
Lalu, bagaimana dengan perlengkapan karakter lain di party? Ternyata, game ini menggunakan pendekatan yang berbeda dari game sebelumnya. Kini, setiap karakter selain Hawke memiliki perlengkapan armor yang tidak dapat diganti! Perlengkapan tersebut akan berkembang sesuai level pemiliknyanya dan Anda juga dapat meng-upgrade-nya dengan benda unik yang biasanya berharga mahal. Perlengkapan yang dapat Anda ganti biasanya terbatas pada senjata dan aksesori saja. Namun, Varric memiliki senjata spesial yang diberi nama Bianca. Senjata ini dapat berkembang menjadi lebih (dan sangat) kuat seiring peningkatan level Varric.
 Gunakan berbagai efek serangan untuk melumpuhkan gerakan musuh yang kuat!

Keterbatasan kustomisasi perlengkapan karakter selain Hawke tentunya menimbulkan reaksi yang berbeda untuk gamer yang memainkan game ini. Pada satu sisi Anda tidak perlu memikirkan uang yang harus dikeluarkan untuk memperkuat armor party. Sedangkan, pada sisi lain hal ini memberikan batasan yang tidak disukai beberapa gamer RPG. Hal ini sebaiknya Anda tentukan sendiri setelah memainkan game ini!
Metode lain untuk memperkuat karakter selain melalui perlengkapannya adalah dengan menggunakan Crafting. Berbeda dengan game pertama yang memberikan pemain kebebasan untuk Crafting di manapun ketika memiliki skillnya, pada game ini Anda hanya bisa melakukannya di toko tertentu. Pertama, Anda tentunya harus menemukan (atau membeli) resep untuk membuat benda yang diinginkan. Pada dasarnya, Crafting terbagi menjadi dua jenis, yaitu membuat benda untuk meng-upgrade perlengkapan dan benda yang digunakan dalam pertempuran. Benda untuk meng-upgrade perlengkapan setelah berhasil dibuat harus dipasang melalui bantuan toko lain yang bernama Enchantment. Efek dari enchantment beragam, seperti menambahkan serangan api pada senjata dan memperkuat pertahanan elemental pada armor. Benda yang digunakan pada pertempuran mencakup Health Poultice untuk menyembuhkan health dan Stamina Poultice untuk menyembuhkan stamina yang merupakan bahan bakar skill para petarung.
Untuk membuat benda crafting tersebut, Anda membutuhkan bahan dasar dan uang yang banyak. Berbeda dengan game pertama, bahan dasar yang Anda temukan akan terus dapat digunakan untuk pembuatan benda lain. Misalnya, Anda telah menemukan sumber Elfroot untuk membuat Health Poultice. Poultice tersebut membutuhkan satu sumber Elfroot saja untuk membuatnya. Jadi, Anda hanya perlu menemukan sumber bahan dasar saja untuk membuat crafting. Sumber tersebut tidak akan habis. Namun, resep benda yang lebih kuat akan meminta lebih banyak sumber untuk dibuat, seperti meminta dua sumber Elfroot dan Deep Musroom. Jangan lupa, Anda juga harus menyiapkan uang dalam jumlah yang banyak.
Kesan pertama yang kami dapatkan ketika memainkan game ini? Sangat seru dan indah! Setiap pertempuran menjadi ajang penuh darah yang dihiasi beragam efek ledakan, combo, dan pecahan tubuh musuh! Setiap tampilan yang kami temui didesain dengan indah dan detail, sehingga selalu dapat menghibur perjalanan kami dalam menentukan nasib Hawke. Beberapa perubahan yang kami temui dibandingkan game pertamanya memang  mulanya cukup membingungkan, terutama pada bagian perubahan statistik. Tingkat defense yang dulu ditentukan nilai Dexterity berubah ke Cunning. Begitu pula dengan kemampuan Rogue untuk melihat trap dan membuka kunci yang ditentukan dari setiap 10 nilai Cunning. Sekarang, Cunning mengambil peranan sangat penting dalam kehidupan Rogue!
Perubahan pohon skill menurut kami merupakan hal yang sangat menyenangkan. Kini, kami dapat lebih kreatif dalam membangun karakter yang sesuai dengan gaya bermain. Penambahan simbol pada pilihan dialog juga membuat pemilihannya menjadi lebih mudah. Bila kami ingin membangun karakter yang baik hati, cukup pilih opsi dialog dengan simbol biru. Sedangkan untuk karakter yang tegas dan keras, cukup pilih simbol merah! Walaupun terus terang bantuan tersebut mungkin tidak begitu disukai para gamer yang memainkan game pertama karena menghilangkan misteri reaksi karakter ketika memilih opsi dialog tersebut.
Setelah kami memainkan semua kelas karakter beserta permutasinya, kami menemukan suatu kejanggalan yang mungkin dapat membuat game ini lebih mudah dimainkan. Ternyata, kelas Rogue adalah yang terkuat dari semua kelas lain! Kelas ini dapat memiliki defense tertinggi, Damage Per Second (kerusakan per detik) tertinggi, dan dapat membunuh musuh terkuat dengan relatif mudah pada tingkat kesulitan tertinggi sekalipun! Walaupun Warrior memiliki skill passive yang membuatnya dapat langsung membunuh musuh dengan tingkat health tertentu, Rogue tetap unggul! Ditambah kemampuannya untuk membuka kunci? Rogue menjadi kelas yang sempurna!
Oh, iya! Sebagai tambahan, kesempatan untuk menjalin hubungan romantis dapat kembali ditemui di game ini! Tidak peduli apapun jenis kelamin karakter yang Anda gunakan, semua karakter dalam game ini bisa Anda dekati demi hubungan romantis! Menarik ‘kan? Untungnya, ketika kami menjalin hubungan romantis dengan karakter Elf wanita bernama Merrill, kami menggunakan Hawke wanita! Bayangkan apa jadinya bila kami menggunakan Hawke Pria dan menjalin hubungan dengan Varric, seorang Dwarf pria yang maskulin. Maaf, kami tidak mau membayangkannya!
Secara keseluruhan, Dragon Age 2 mampu memberikan hiburan dan permainan yang sangat memuaskan untuk kami! Banyak hal yang unggul dari game ini, seperti dari sisi cerita, pertarungan, kustomisasi karakter, Cross-class Combo, tampilan, dan karakter yang menarik. Bila Anda pernah memainkan game pertamanya, Dragon Age 2 tidak boleh dilewatkan! Apalagi Anda dapat menggunakan file save dari game pertamanya untuk mengubah dunia Dragon Age 2 sesuai dengan pilihan yang pernah Anda buat! Sangat menarik!
(sumber : David novan jagatreview.com)


Minimum Requirement:
Windows XP SP3/Vista SP2/7
Core 2 Duo 1.8 GHz / AMD Athlon 64 X2 1.8 GHz
1 GB RAM (1.5 GB for Vista/7)
7 GB hard disk space
256 MB Video Card (ATI Radeon HD2600 or NVidia GeForce 7900)

Crysis 2

Developer: Crytek Studios
Publisher: Electronic Arts Inc.
Similar Games: Far Cry 2
Genre: Sci-Fi First-Person Shooter
Media: 2 DVD

Cysis 2 merupakan game pertama menggunakan Cry Engine 3 yang dirilis di berbagai platform seperti PlayStation 3, Xbox 360 dan PC.
 Crysis 2 mengambil cerita 3 tahun setelah game pertama. Dalam game ini mahluk asing bernama Cephlodods melakukan invansi besar-besaran di berbagai kota besar seperti London, Tokyo dan Rio de Janeiro. Nah, kini giliran New York yang menjadi target selanjutnya.

Dalam cerita, pemerintah Amerika Serikat memerintahkan untuk mengevakuasi seluruh warga New York. Otomatis, para alien pun bisa mengusai kota tersebut tanpa perlawanan berarti. Dan dari sinilah muncul organisasi bernama Crynet System yang berambisi memberantas Cephlodods.

Pemain bakal berperan sebagai Alcatraz. Bukan bagian dari Cephlodods atau Crynet System, melainkan prajurit yang terjebak di pertempuran kedua kubu tersebut. Tapi untuknya pemain mendapatkan Nanosuit terbaru besutan Crynet System memberantas semua musuhnya.
Crysis 2 menawarkan sejumlah pertempuran gaya baru, Crytek menjanjikan gamer akan sering menjumpai pertempuran vertikal. Artinya, banyak misi yang akan diselesaikan dengan berlari, meloncat tinggi, bahkan memanjat pencakar langit.
Nanosuit 2 yang digunakan pun membawa segudang perubahan baru. Misalnya saja penyederhanaan dari 4 modus ke 2 modus, tiap modus juga bisa lebih dikostumisasi dengan berbagai modul.

Penggunaan Nanosuit 2 juga lebih fleksibel ketimbang versi sebelumnya. Kini fitur seperti Speed bisa aktif secara otomatis ketika pemain berlari, dan fitur Power yang bisa dirasakan ketika gamer akan melompat atau memukul.

Meski terkesan sudah makin canggih, namun para musuh juga telah menggunakan Nonosuit dengan teknologi serupa, belum lagi ditambah alien yang menyerang dengan membabibuta. Dijamin, aksi tembak-menembak akan terasa sangat seru dan menghibur.

Tak dipungkiri lagi jika yang membuat Crysis begitu fenomenal adalah kualitas grafisnya. Begitu pun pada seri kali ini. Meski disinyalir terjadi degradasi dari versi pertama, namun pemain Crysis 2 masih dibuat kagum dengan animasinya.

Dalam Crysis 2 ada 3 pilihan kualitas grafis, High, Very High dan Extreme. Tapi pada setting-an terendah pun game ini masih bisa memanjakan mata. Animasi ledakan dengan butiran partikel yang terlempar membuat siapa pun bakal terpana. Paling tidak itu yang dirasakan detikINET ketika memainkannya.

Belum puas dengan 3 modus yang ditawarkan, gamer masih bisa 'mengoprek' kualitas grafis ini melalui tools yang beredar di internet. Namun perlu diingat, tool ini tidak resmi dan tidak ada jaminan bisa berjalan mulus. 

Multiplayer

Seakan tidak ingin tertinggal dengan game Firts Person Shooter (FPS) lainnya, Crysis 2 pun hadir dengan modus multiplayer yang bisa dimainkan secara online. Di dalamnya terdapat beberapa jenis permainan seperti Deatmatch, Team Deatmatch, Assault, capture the Relay, Crash Site dan Extraction.Dalam modus ini tiap pemain bisa menggunakan Nanosuit yang beragam. Setidaknya ada 5 pilihan yakni, Assalut Kit, Sniper Kit, Scout Kit, Gunner Kit, dan Custom Kit.Dengan berbagai fitur dan sistem permainan yang dibawanya, Crysis 2 diharapkan dapat mendulang kesuksesan seperti versi terdahulu, terlebih lagi game ini dirilis pada berbagai platform.Penggunaan sistem grafis dan tatanan suara yang baik pun membuat gamer betah memainkan game ini. Dan pastinya, Crysis 2 memang salah satu game yang 'wajib' dimainkan.(sumber : detiknet)
Minimum Requirement:
Windows XP/Vista/7
Core 2 Duo 2.0 GHz
2 GB RAM
9 GB hard disk space
512 MB Video Card (ATI Radeon HD3850 or NVidia GeForce 8800GT)

Tuesday, 29 March 2011

Battle LA



Developer: Saber Interactive
Publisher: Konami
Similar Game: Area-51
Genre:
Sci-Fi First-Person Shooter
Media: 1 DVD
Minimum Requirement:
Windows XP/Vista/7
Core 2 Duo 2.5 GHz
2 GB RAM
2 GB hard disk space
256 MB Video Card (ATI Radeon X1800 or NVidia GeForce 8600)

Monday, 28 March 2011

LEGO Star Wars III : The clones wars

Developer: Traveller's Tales
Publisher: LucasArts
Similar Game: Lego Harry potter
Genre:
Sci-Fi Action Adventure
Media: 2 DVD


Siapa yang tidak mengenal LEGO? Mainan berbentuk balok yang dapat disusun ini memang memacu kreativitas siapapun yang memainkannya. Kebebasan untuk membangun karakter dan bangun ruang apapun yang Anda inginkan menjadi nilai tambah permainan ini. Popularitas raksasa Lego membuat mainan ini diincar oleh banyak pihak yang ingin menggunakannya sebagai kendaraan untuk mendapatkan keuntungan lebih, termasuk industri game. Hal ini memicu lahirnya judul-judul game yang menggunakan desain karakter dan setting berbasis Lego.
Apakah Anda termasuk gamer yang meremehkan judul-judul game berbasis Lego? Saya juga pada awalnya. Namun pepatah yang mengatakan bahwa “Jangan menilai buku dari sampulnya” memang harus Anda terapkan pada setiap game Lego yang hadir di pasaran. Bentuknya mungkin aneh, plot disederhanakan dengan tambahan berbagai humor, dan setting yang semuanya kotak, namun ketika kita membicarakan masalah gameplay, Anda pasti akan memberikan dua jempol untuk game-game Lego! Sebut saja Batman, Indiana Jones, Harry Potter, dan Star Wars yang sempat hadir secara multiplatform. Sudahkah Anda memainkan salah satunya?
Tidak peduli Anda menjawab sudah atau belum, sebuah judul game LEGO terbaru: Star Wars III Clone Wars sudah menanti untuk Anda mainkan. Saran saya? Beli game ini, dan mainkan! Rasakan pengalaman bermain yang jauh lebih menyenangkan dan seru dibandingkan judul-judul game lain yang sekedar menjual nama besar dan grafis semata. Ciri khas game Lego tentu saja masih melekat kuat di Clone Wars ini.
Lego selalu lebih menarik jika dimainkan secara kooperatif dengan teman yang lain. Sistem split screen yang mampu tampil dengan baik akan membantu Anda menciptakan suasana bermain yang maksimal. Apalagi dipadukan dengan humor-humor khas Lego dan sistem permainan yang membutuhkan kerjasama dan logika semakin membuat saya jatuh cinta dengan game ini. Bagi Anda yang belum sempat membelinya, preview ini akan memberikan sedikit gambaran tentang apa yang ditawarkan oleh seri ini. Tertarik atau tidak, kembali kepada pribadi Anda masing-masing. Namun saran saya? Cobalah dan rasakan kenikmatannya! 
sumber  Pladidus Santoso (jagatreview)

 Minimum Requirement:
Windows XP/Vista/7
Core 2 Duo E4600 2.4GHz / Athlon 64 X2 Dual Core 5200+
2 GB RAM
6 GB hard disk space
512 MB Video Card (ATI Radeon HD4670 or NVidia GeForce GT240)

Friday, 25 March 2011

Bulletstrorm

Developer: People Can Fly
Publisher: Electronic Arts Inc.
Similar Games: Gears of War
Genre: Sci-Fi First-Person Shooter
Media: 2 DVD


Bulletstorm! Salah satu game FPS yang paling ditunggu di tahun 2011 akhirnya tiba juga di kantor kami. Dengan ekspektasi yang tinggi, mengingat nama besar yang dibawa oleh game ini, kami tidak sabar untuk segera mencobanya. Beberapa screnshot sudah kami lempar untuk memberikan kepada Anda gambaran yang lebih jelas tentang game tersebut. Tetapi setelah mencobanya, benarkah kualitas yang dihadirkan akan membuat Bulletstorm menjadi game FPS yang diingat sepanjang zaman?
Memang tidak perlu dipungkiri bahwa Bulletstorm memang lahir dari tangan dingin People Can Fly dan Epic Games, studio game yang terkenal dengan franchise Gears of Wars yang menjadi fenomena baru di dunia game. Tidak heran kemudian cukup banyak gamer yang berharap Bulletstorm, yang menjadi game FPS pertama EPIC, akan “tertular” kualitas tersebut. Sayangnya, saya secara pribadi tidak menangkap “keistimewaan” tersebut secara jelas. Seperti apa lengkapnya?
 Dalam Bulletstorm, kita berperan sebagai sosok tokoh protagonis maskulin bernama Grayson Hunt yang dulunya merupakan anggota elite Dead Echo, kelompok tentara elite Konfederasi Planet di abad ke-26. Pada suatu misi, Hunt diminta oleh sang pemimpin tentara – General Serrano untuk menyelesaikan sebuah misi pembunuhan yang sederhana. Bersama dengan karakter bernama Ishi dan rekan timnya yang lain, Hunt kemudian menemukan bahwa orang-orang yang hendak dibunuh oleh timnya merupakan orang-orang yang tidak bersalah sama sekali. Hunt merasa dikhianati.
 Tokoh protagonis di Bulletstorm pun juga mengalami konsep “konflik” yang sama yang biasa kita temukan di hampir semua game. Atas dasar moral, Hunt kemudian berbalik melawan General Serrano dan memutuskan untuk keluar dari Dead Echo. Sejak itu Hunt dan Ishi serta seluruh anggota timnya menjadi buronan dari tim Dead Echo itu sendiri. Alternatif pekerjaan yang paling bagus setelah keluar dari kemiliteran? Menjadi seorang penjahat kelas kakap. Sebuah alasan klise lain yang kemudian menjadikan Hunt sebagai seorang sky pirates.
 Hunt yang seringkali berada di bawah pengaruh minuman keras (lagi-lagi alasan klise..) kemudian memutuskan untuk menggunakan pesawatnya yang super kecil untuk menyerang kapal milik Dead Echo, yang ukurannya ratusan kali lipat dengan senjata yang seribu kali lebih kuat. Lantas apakah Hunt ada kemungkinan untuk menang? Tentunya! jagoan di dunia game memang selalu mampu melakukan apa saja yang mereka inginkan. Dengan mengorbankan sang pesawat, Hunt akhirnya dapat menghancurkan mesin pesawat Dead Echo tersebut dan memaksanya untuk jatuh di planet terdekat. Planet yang membuat hidup Hunt sendiri tersiksa luar biasa.
Pesawat kecil Hunt juga dipaksa untuk jatuh mengikuti pesawat besar tersebut. Mereka akhirnya terdampar di sebuah planet bernama Stygia yang secara “kebetulan” memuat semua hal yang tidak dibutuhkan manusia untuk bertahan hidup. Monster, kelompok manusia kanibal, mutant, tumbuhan pemakan manusia, raksasa-raksasa tidak bersahabat, yang dipadukan dengan kehadiran tentara Dead Echo yang mondar-mandir di seluruh planet. Seperti biasa, Anda HANYA perlu untuk selamat dari itu semua dan mencari jalan keluar dari planet terkutuk tersebut. Hunt sendiri juga berkeinginan untuk membuat perhitungan dengan General Serrano yang ternyata juga ikut terdampar. Apakah Hunt dapat melakukannya? Semuanya tergantung kemampuan Anda untuk menghujani setiap musuh yang ada dengan peluru yang dimiliki. Menyenangkan? Hell yeah!

 

Tendangan Maut dan Cambuk Sakti Hunt

Seperti pada tipikal permainan game FPS pada umumnya, senjata api dengan kekuatan merusak yang besar tentu saja akan dihadirkan di dalam Bulletstorm. Namun, elemen utama ini ternyata tidak memainkan peran yang terlalu penting, karena Anda akan “dianugerahi” dengan dua senjata tersakti yang pernah Anda lihat di industri game yakni kaki dan cambuk dari Hunt itu sendiri. Keduanya bahkan lebih menyeramkan dibandingkan sekadar shotgun atau machine gun yang ada di tangan.
Hunt memang memiliki kemampuan untuk menendang musuh dengan kuat. Setiap tendangannya akan menghasilkan efek merusak yang cukup katastropik pada setiap musuh yang beruntung mendapatkannya. Tendangan tersebut akan membuat musuh melayang dalam gerak lambat. Gerakan lambat ini memungkinkan Anda melakukan segala macam hal kepadanya, mulai dari sekadar menembaknya hingga tewas atau menendangnya kembali hingga jatuh ke luar gedung. Semuanya dapat dilakukan dengan tendangan yang sederhana ini. Satu hal yang menjadi masalah adalah tendangan tentunya membutuhkan jarak yang dekat untuk dieksekusi. Bagaimana caranya menendang musuh yang terus memberondong Anda dengan peluru yang seakan tak pernah berhenti? Untungnya Epic sudah memikirkan hal tersebut dan menghadiahi Anda senjata kedua yang mendukung hal tersebut. Sebuah cambuk sakti.

Teknologi leash ini sebenarnya merupakan peralatan utama dari tentara elite Dead Echo. Selain mampu menghasilkan sinar laser yang mampu menarik musuh ke arah kita, leash sendiri juga berperan sebagai alat komunikasi dan perekam gerak penggunanya. Itu secara teoritis di dalam game ini, namun Anda akan lebih sering menggunakannya untuk menarik musuh ke arah Anda. Percaya atau tidak, leash secara perlahan akan menjadi senjata utama Anda untuk menyelesaikan game ini. Saya sendiri sering mengkombinasikannya dengan tendangan maut milik Hunt untuk membunuh sebagian besar musuh yang ada. Tinggal tarik, tendang, tarik lagi, tendang lagi, hingga ego kita terpuaskan.

Apakah strategi ini akan berlaku untuk semua musuh yang kita temui? Untungnya tidak, karena pasti akan sangat membosankan. Musuh di dalam Bulletstorm memang bervariasi, dari sekadar kelompok suku lokal dengan senjata melee atau api, mutant besar ganas, hingga tumbuhan raksasa pemakan manusia yang tampak menyeramkan. Senjata api yang Anda pegang akan sangat berguna untuk melawan kesemuanya itu. Lagipula, terkadang musuh-musuh yang sederhana juga akan datang dalam kelompok yang besar, membuat tendangan dan cambuk tidak efektif untuk secara cepat menyelesaikan pertempuran yang ada.
Jangan khawatir bila Anda akan kekurangan senjata untuk membasmi semua pihak yang menginginkan jantung Anda di meja makan mereka. Bulletstorm menyediakan varian senjata yang cukup banyak. Kesemua senjata memiliki efek serang yang cukup desktruktif. Dari machine gun, shotgun, sniper rifle dengan peluru pelacak kepala (?), hingga grenade launcher yang destruktif. Jika menurut Anda masih belum cukup, setiap senjata yang hadir memiliki alternatif tembakan yang lebih kuat, tentu saja dengan peluru yang terbatas. Anda juga bisa melakukan upgrade senjata dengan menggunakan skillpoints yang Anda dapatkan. Skill points? Yup, ini adalah feature utama yang membuat Bulletstorm berbeda dibandingkan game FPS yang sejenis.
Feature utama yang membuat Bulletstorm jauh berbeda dibandingkan dengan game FPS yang lain adalah hadirnya sistem skillpoint di dalamnya. Anda “dituntut” untuk membunuh setiap musuh yang ada dengan gaya membunuh yang sekeren mungkin. Anda akan diberi skill points dalam jumlah tertentu jika Anda bisa melakukannya. Misalnya saja, bila Anda menendang musuh keluar jatuh dari tempat yang tinggi, maka Anda akan mendapatkan skillpoints +50 untuk kategori Vertigo, +25 untuk headshots dan semacamnya. Setiap skillpoints yang Anda dapatkan akan berfungsi layaknya sebuah mata uang. Anda dapat melakukan upgrade senjata, membeli peluru dari setiap senjata yang ada, menambahkan kekuatan, membuka senjata yang baru, dan mengatur strategi pertempuran yang lebih baik menggunakan feature ini. Tidak hanya dari membunuh saja, Anda juga akan mendapatkan point ini dengan menekan tombol tertentu di berbagai event dalam game yang ada. Walaupun Anda dapat membunuh setiap musuh yang ada dengan mudah, perbedaan nilai skillpoints dalam gaya membunuh akan membuat Anda berpikir ulang. Lakukan dengan sederhana, nilai skillpoints rendah dan Anda akan kesulitan mendapatkan senjata yang baik. Lakukan dengan sedikit kompleks dengan sedikit strategi, nilai skillpoints akan tinggi, dan hidup di Stygia pun akan menjadi “tenteram”.

 

Monumen untuk Kekejaman yang Ekstrim!

Setiap game First Person Shooter yang hadir di industri game memang menawarkan kesempatan untuk membunuh setiap musuh yang ada dengan berbagai cara. Tembakan di kepala, tubuh yang sedikit terpotong, dengan darah yang keluar memang sesuatu yang kerap kali kita temukan di game FPS. Namun, apa yang ditawarkan oleh Bulletstorm membawanya ke dalam sebuah level yang jauh berbeda. Sebuah tingkat kekejaman yang cukup ekstrim dibandingkan generasi pendahulunya. Perkenalkan definisi baru untuk darah dan mutilasi di dalam game FPS.
Setiap desingan peluru yang berhamburan keluar dari moncong senjata Anda akan menghasilkan efek yang sangat buruk untuk tubuh musuh yang berada di depan Anda. Tubuh yang hancur akan menjadi sesuatu yang sering Anda temukan di Bulletstorm. Kepala yang hancur berantakan tanpa sisa, tubuh yang terpotong-potong hingga pecahan yang kecil, mutilasi bagian tubuh, darah yang membanjir dimana-mana membuat Bulletstorm mencapai sebuah level kekejaman yang baru. Apalagi dengan hadirnya berbagai akses environment yang membuat semua hal tersebut menjadi lebih mudah diakses : kaktus dengan duri, api, listrik, hingga mesin pemutar, apapun yang dapat membuat tubuh musuh Anda menjadi tidak bersisa sama sekali.
Anda harus mempertimbangkan hal ini jika Anda termasuk orang yang tidak suka dengan kekerasan yang ekstrim. Satu hal yang lebih penting lagi,  jauhkan game ini dari anak-anak yang belum cukup umur.

 

Kesimpulan


Bulletstorm secara garis besar memang merupakan game FPS yang menarik. Beberapa elemen baru yang dihadirkan di dalamnya, seperti sistem skillpoints dan melee attack yang mumpuni membuat game ini jauh berbeda dengan game lain yang bergenre sama. Namun, apakah hal tersebut membuat Bulletstorm menjadi game yang akan dikenang sepanjang masa? Sayangnya, menurut saya pribadi tidak sekuat itu. Epic Games gagal menghadirkan sebuah game yang mampu menampilkan pengalaman penuh kekaguman. Seiring permainan, Anda akan mulai menemukan kesan repetitif yang sangat kental.  Berbagai dramatisasi yang dihadirkan juga kurang berhasil menarik hati saya secara pribadi.
Anda justru akan disuguhi dengan berbagai kekerasan tingkat ekstrim yang cukup membuat sebagian besar orang berpikir dua kali untuk memainkannya. Walaupun kekerasan tersebut memang cenderung dibuat komikal dengan berbagai guyonan yang lucu, Bulletstorm memang membawa efek kehancuran tubuh ke level yang lebih jauh. Pantas atau tidak dimainkan? Bagi para penggemar game FPS, game ini wajib dimainkan. Namun, bagi mereka yang tidak terlalu suka dengan genre ini, saya tidak akan memaksa Anda untuk memainkan game ini.
sumber : jagatreview
 Minimum Requirement:
Windows XP/Vista/7
Core 2 Duo 1.6 GHz
1.5 GB RAM
9 GB hard disk space
256 MB Video Card (ATI Radeon HD2400 Pro or NVidia GeForce 7600)

Assasin's creed : brotherhood

Developer: Ubisoft Studios
Publisher: Ubisoft
Similar Game: Princes of persia forgoten sands
Genre:
Historic Action Adventure
Media: 2 DVD


Ubisoft memang layak mendapatkan acungan jempol super besar karena berhasil melahirkan franchise unik seperti Assassin’s Creed. Game yang berfokus pada jelajah memori karakter bernama Desmont ini memang lahir dengan konsep yang bisa terhitung baru, jika dibandingkan dengan game lain yang mengusung gameplay serupa. Assassin’s Creed mampu menggabungkan elemen permainan open-world mirip Grand Theft Auto dengan elemen stealth kental layaknya Hitman, dipadukan dengan berbagai cerita sejarah yang mampu disulap menjadi plot yang menarik. Assassin’s Creed tumbuh menjadi franchise yang sukses luar biasa.
Berbagai elemen sejarah yang sempat kita pelajari melalui buku pelajaran di masa sekolah dulu, divisualisasikan kembali oleh Assassin’s Creed dalam detail yang mengagumkan. Kita tidak sedang membicarakan detail gedung saja, tetapi juga suasana, karakter, kebiasaan masyarakat, budaya, dan hal lain yang menyertainya. Pembelajaran yang mendalam mengenai semua hal tersebut membuat Ubisoft mampu menghadirkan tema dan nuansa permainan yang tiada bandingnya. Ketika Assassin’s Creed lahir, Anda berperan sebagai Alltair, sang assassin di masa perang salib dulu. Sekuel selanjutnya membawa Anda pada karakter baru, Ezio yang merupakan assassin di masa Renaissance Italia. Seri nya yang terbaru, Brotherhood, masih membawa Anda pada misi Ezio yang belum terselesaikan.
Assassin’s Creed: Brotherhood memang sudah dirilis untuk konsol sejak akhir tahun lalu, tetapi tidak untuk PC. PC menjadi “anak tiri” dengan tanpa ada alasan yang jelas dari pihak Ubisoft sebagai pihak publisher. Untuk mengobati kekecewaan para gamer PC, Ubisoft menjanjikan perbaikan kualitas grafis dan dukungan tiga dimensi untuk Brotherhood. Janji tersebut harus saya akui memang terpenuhi dengan sangat baik ketika saya membandingkan versi XBOX 360 dengan versi PC. Anda bisa mendapatkan gambaran yang lebih jelas tentang hal ini melalui preview Assassin’s Creed Brotherhood yang pernah saya rilis beberapa waktu yang lalu. Bagaimana dengan keseluruhan permainan yang dihadirkan? Simak terus review ini.
Apakah Anda sempat memainkan Assassin’s Creed 2 sebelum memainkan game ini? Jika jawaban Anda adalah belum, maka saya menyarankan Anda untuk memainkannya terlebih dahulu. Mengapa? Karena Assassin’s Creed: Brotherhood merupakan sekuel Assassin’s Creed 2 dengan meneruskan plot yang sama. Jika Anda belum memainkan seri sebelumnya, Brotherhood hanya akan membawa Anda pada kompleksitas cerita yang akan sulit untuk dimengerti, mencegah Anda mendapatkan pengalaman bermain yang lebih maksimal.
Cerita akan dimulai dari akhir Assassin’s Creed 2. Setelah Ezio berhasil mengalahkan Borgia dan bertemu dengan Minerva, sang dewi misterius, sebuah pesan tentang akhir dunia disampaikan. Ezio kembali ke Monteriggioni untuk menjalankan hidup yang dikiranya akan berakhir damai. Bagaimana tidak? Apple of Eden sudah berada di tangan para Assassin, Borgia sudah kalah, dan Monteriggioni berkembang menjadi kota yang sudah mulai ramai, tidak mungkin lagi ada sesuatu yang salah di kehidupan tersebut. Namun, ternyata perjuangan Ezio masih belum berakhir
 Anak-anak Borgia, Cesare dan Lucrezia memutuskan untuk membalas dendam atas nama ayahnya. Pasangan incest ini dengan hati yang dingin menghancurkan Monteriggioni dan membunuh Mario, mentor sekaligus paman Ezio. Dalam keadaan yang terluka parah, Ezio terpaksa mundur dari wilayah pertarungan dan menyusun rencana balas dendam. Selanjutnya, Anda akan berperan sebagai Ezio yang memiliki misi sederhana: menghancurkan keluarga Borgia, mengambil kembali Apple of Eden, dan merestorasi kembali Roma.Ezio tentu saja masih akan dibantu oleh para Assasssin lain yang setia menemaninya sejak awal perjuangan. Ada sang adik perempuan dan ibu yang memutuskan untuk bergabung dengan klan Courtesans demi membantu Ezio mencapai tujuannya. Thief dan Mercenary Guild juga masih memperlihatkan dukungan terhadap Ezio tanpa sedikitpun keraguan. Anda juga masih akan menemukan Machiavelli dan Da Vinci sebagai karakter dalam sejarah yang berhasil masuk ke dalam cerita dengan baik berkat kejeniusan Ubisoft.
Apakah Ezio akan berhasil menemukan kembali Apple of Eden? Bagaimana dengan balas dendamnya terhadap Cesare dan Lucrezia Borgia? Bagaimana dengan misteri yang selalu mengitari Desmont selama ini? Tentu saja Anda harus menemukan jawabannya sendiri karena memang kenikmatan bermain Assassin Creed adalah membuka tabir misteri tersebut. Yang pasti, Anda akan menemukan sebuah ending yang semakin memperpanjang tanda tanya yang ada, sebuah tanda bahwa franchise ini tak akan mati dalam waktu dekat.

Jelajahi Luasnya Kota Roma
Anda tentu masih ingat bagaimana Assassin Creed selalu menghadirkan banyak kota di dalam setiap serinya. Semuanya mampu ditampilkan dengan ciri khas masing-masing, membuat kita dapat membedakan dan merasakan atmosfir yang berbeda dari setiap kota yang disinggahi. Di Brotherhood, Anda tidak akan menemui lagi perasaan seperti itu karena Anda hanya akan fokus di satu kota saja, Roma.
Tetapi jangan membayangkan Roma adalah kota kecil yang dapat selesai dijelajahi dalam hitungan menit. Kota ini benar-benar super super besar, bahkan melebihi luas kota-kota yang pernah disinggahi di Assassin Creed sebelumnya dengan skala berkali-kali lipat. Dari pusat kota yang penuh dengan peradaban hingga daerah padang rumput luas akan dijelajahi Ezio untuk mencari sang Apple of Eden. Anda juga akan menemukan berbagai bangunan khas Roma seperti Colliseum yang berdiri gagah seperti menantang Anda untuk memanjatnya dan melakukan leap of faith darinya.

 

Hadir Berbagai Elemen Baru di dalam PermainanAnda tentu tidak ingin memainkan sebuah game yang benar-benar sama dengan hanya dibungkus elemen setting yang baru belaka. Tenang saja, karena Ubisoft menghadirkan cukup banyak elemen permainan baru di dalam Brotherhood yang membuat permainan tentunya semakin menarik.

Jika pada seri sebelumnya Anda dituntut hanya melakukan Leap of Faith untuk membuka area dan berfokus membangun di daerah Monterioggini, kali ini Anda harus melakukan lebih di Roma. Sejak Borgia yang lalim menguasai kota ini, Roma tampak seperti kota mati. Berbagai pusat bisnis tidak lagi diizinkan untuk hidup. Rakyat pun bergantung kepada Anda, Ezio, sang pemimpin Assassins, untuk melakukan restorasi kota Roma dengan sumber daya yang dimiliki.
Borgia Tower adalah sasaran yang harus Anda hancurkan terlebih dahulu jika Anda ingin mendapatkan kendali atas sebuah wilayah. Tower yang merupakan lambang dari kediktatoran Cesare ini memang tampak menonjol dibandingkan daerah di sekitarnya. Tetapi jangan harap Anda dapat langsung memanjat dan menghancurkannya begitu saja. Terlebih dahulu, Anda harus membunuh sang pemimpin Tower, yang terkadang dijaga dengan sangat ketat. Setelah membunuh dan menghancurkan tower tersebut, secara otomatis Anda akan diberikan wewenang untuk kembali membuka semua sentra bisnis yang sempat tutup di sekitarnya.Sama seperti ketika Anda dulu berusaha membangun kembali Monteriggioni, Anda juga memerlukan florins – mata uang di game ini, untuk membuka kembali toko-toko tersebut. Setiap toko yang Anda buka akan menghasilkan sejumlah uang tertentu setiap 20 menit permainan. Jadi semakin banyak toko yang Anda buka, berarti semakin kuat investasi Anda dan uang yang Anda dapatkan dalam waktu 20 menit ini. Anda juga akan menemukan beberapa tempat yang menjadi landmark kota Roma yang juga perlu dipugar dengan florins. Jika Anda mengejar achievements tertentu, Anda harus merenovasi mereka.Karena luasnya kota Roma, Anda kini dapat mengendarai kuda di dalamnya untuk mencapai suatu wilayah lebih cepat. Tidak hanya itu saja, berbagai feature baru yang berkaitan dengan kendaraan ini dihadirkan. Berbagai instant kill dapat Anda lakukan dari atas kuda, seperti melompat dan membunuh penjaga secara langsung. Kini, kuda dibedakan menjadi beberapa jenis dan masing-masing darinya memiliki kecepatan lari yang berbeda. Jika Anda tidak ingin menggunakan kuda, Anda bisa membeli sewer dan melakukan “teleport” dalam waktu dekat.
Salah satu perubahan paling ekstrim dalam Brotherhood adalah sistem gamenya itu sendiri. Ketika Anda sudah mencapai tahap tertentu di dalam game, Anda akan dapat merekrut orang lain untuk menjadi Assassin di bawah kendali Anda. Assasssin-assasssin muda ini dibekali dengan sistem exprience, level dan skill yang sama satu dengan yang lain. Jumlah Assassin yang dapat direkrut tergantung dari jumlah Borgia Tower yang sudah Anda hancurkan.
Anda dapat melatih semua Assassin ini dengan dua cara. Yang pertama adalah dengan meminta mereka membunuh target yang Anda minta. Setiap musuh yang mereka bunuh akan mendatangkan exprience untuk mereka. Cara kedua, dengan mengirim mereka ke misi-misi yang tersebar di seluruh wilayah Eropa. Anda dapat mengirim karakter Anda ke misi tersebut melalui user-interface yang sederhana, sehingga Anda juga dapat memprediksi peluang sukses dan item apa saja yang akan Anda peroleh. Apakah akan berhubungan langsung dengan jalan cerita yang dijalani Ezio? Sayangnya, sebagian besarnya tidak.
Setiap Rekrut yang berhasil mencapai kenaikan level akan mendapatkan 1 point yang dapat diaplikasikan ke atribut dirinya dan beberapa item khusus jika sudah mencapai level tertentu. Semua atribut ini akan berpengaruh secara langsung terhadap efektivitas serangan mereka. Efeknya untuk Anda? Semakin tinggi levelnya, para assassin-assassin muda ini akan semakin kuat dan akan lebih terasa kontribusinya. Jika levelnya sudah cukup, Anda bahkan dapat melakukan upacara inisiasi untuk menyambut mereka secara resmi di Assassin’s Brotherhood. Benar-benar sebuah fitur yang jenius. Anda akan merasakan bahwa Ezio benar-benar berkembang menjadi karakter yang lebih penting di dunia perang Assassin vs Templar ini.
Kenali Ezio lebih Dekat
Salah satu feature yang patut diacungi jempol adalah kesempatan untuk melihat dan mengerti Ezio sebagai seorang manusia biasa. Di Brotherhood kali ini, Anda akan mendapatkan kesempatan untuk mengenal Ezio dari sisi emosional yang tidak pernah diekspos selama ini. Misi baru akan hadir, memperkenalkan Anda pada masa lalu, cinta sejati Ezio pada si cantik Cristina. Ezio hadir melepaskan semua atribut yang selama ini kita kenal dalam setiap pendekatan yang cukup lucu terhadap si cantik ini.
Heroisme Ezio semakin terlihat kuat lewat berbagai misi Da Vinci yang bisa dikategorikan “menyeramkan”. Ezio memiliki kesempatan untuk menguasai berbagai senjata yang sangat advanced di masa itu, bahkan cukup untuk menundukkan keseluruhan Italia dan negara Eropa di sekitarnya. Apa yang ia lakukan? Mungkin terdengar klise, namun ia lebih melihat semua perlengkapan tersebut sebagai ancaman untuk umat manusia. Ia menghancurkan “pesawat bomber”, tank, bahkan gatling gun di masa senjata masih menggunakan mesiu.
(sumber : jagatreview)
                                                              
Minimum Requirement:
Windows XP/Vista/7
Core 2 Duo 1.8 GHz / Athlon X2 64 2.4 GHz
1.5 GB RAM (2 GB for Vista/7)
8 GB hard disk space
256 MB Video Card (ATI Radeon HD2000 or NVidia GeForce 8600)

Monday, 7 March 2011

Dawn of War 2 Retribution


Developer: Relic Entertainment
Publisher: THQ Inc.
Similar Games: StarCraft II: Wings of Liberty
Genre: Real-Time Strategy
Media: 1 DVD
 
Minimum Requirement:
Windows XP SP2/Vista/7
Pentium 4 3.2 GHz
1 GB RAM (1.5 GB for Vista/7)
8.5 GB hard disk space
128 MB Video Card (ATI Radeon X1600 or NVidia GeForce 6600GT)